SAMPIT – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengingatkan agar masyarakat selalu mengkonfirmasi berita yang beredar agar tidak mudah termakan hoax atau informasi sesat. Salah satunya berkaitan dengan berita draf agama dihapuskan dalam pembelajaran.
“Mari kita berkomitmen untuk selalu memverifikasi berita dengan merujuk pada sumber resmi. Dengan tindakan ini, kita menjaga keandalan informasi dan mendukung penyebaran berita yang benar,” kata Plt Kepala Disdik Kotim, M Irfansyah, Sabtu 14 Oktober 2023.
Salah satunya ujarnya, bisa mengunjungi laman kemdikbud.go.id untuk informasi resmi. Di laman tersebut informasi yang disampaikan sudah divalidasi serta selalu update berkaitan dengan informasi dunia pendidikan.
“Karena banyak beredar postingan di media sosial yang menyajikan informasi berbentuk video dari salah satu media yang berisi berita mengenai rencana untuk menghapus pelajaran agama di sekolah. Hal itu tidaklah benar,” tegasnya.
Terkait dengan informasi tersebut, masalah ini adalah berita lama yang sudah ada sejak tahun 2017. Sehingga tidak ada pernyataan resmi berkaitan hal tersebut hingga tahun 2023 ini. Yang mana di tahun 2023 bahkan pelajaran agama malah lebih diperkuat melalui pendidikan karakter yang harus dikuasai oleh semua Pendidik.
“Terutama sekarang ini dalam kurikulum merdeka semua guru mengambil peran dalam pendidikan karakter peserta didik, salah satunya melalui pendidikan keagamaan yang bisa membentuk langsung karakter anak,” pungkasnya.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post