SAMPIT – Satuan pendidikan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) telah melakukan proses penerimaan siswa baru. Pengenalan Lingkungan Siswa (MPLS) tengah digelar. Pada kegiatan tersebut, Dinas Pendidikan Kotim mengingatkan MPLS untuk pengenalan lingkungan bukan ajang perpeloncoan.
“Sesuai dengan anjuran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tidak ada lagi perpeloncoan, karena biasanya masa penerimaan siswa baru itu terjadi,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Irfansyah, Senin 10 Juli 2023.
Dijelaskan, MPLS merupakan kegiatan pengenalan siswa terhadap lingkungan sekolahnya yang baru. Kegiatan MPLS itu dilaksanakan selama satu minggu lebih, tiga hari untuk pengenalan tempat belajar, kantin dan teman-temannya. Sedangkan selama satu minggu untuk pengenalan kurikulum.
Sehingga tidak ada perpeloncoan saat kegiatan tersebut. Disdik tetap melakukan pencegahan, selain memberikan surat edaran kepada 340 sekolah yang tersebar di Kotim, pihaknya juga telah menerjunkan tim pengawas ke sekolah di Kotim.
“Dan kami menurunkan pengawas, setiap tiga hari. SMP sudah mulai, kami juga sudah ingatkan tidak ada kegiatan yang sifatnya fisik. Kalau ada orang tua yang mengetahui bisa langsung melaporkan ke sekolah atau ke Disdik untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.
Ditambahkan, MPLS ini momen istimewa dalam kehidupan sekolah. Sehingga guru mampu memilih kegiatan pembelajaran yang memberikan pengalaman yang menyenangkan dan membangun kemampuan fondasi.
“MPLS merupakan langkah awal dalam proses pendidikan dan penting bagi kita untuk memastikan bahwa setiap siswa merasa diterima, aman, didukung di lingkungan sekolah. Makanya harus menjunjung tinggi kebersamaan, menghargai dan sikap inklusif dalam kehidupan sekolah,” tuturnya.
(dev/matakalteng.com)






















Discussion about this post