SAMPIT – Pelajar Indonesia diharapkan berpartisipasi dalam pembangunan global yang berkelanjutan serta tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan. Sesuai dengan tujuan dari Kurikulum Merdeka yang memuat profil pelajar pancasila.
“Dimensi Profil Pelajar Pancasila tidak hanya fokus pada kemampuan kognitif, tetapi juga sikap dan perilaku sesuai jati diri sebagai bansa Indonesia sekaligus warga dunia,” kata Ketua PC PGRI Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kusnadi, Jumat, 16 Desember 2022.
Adapun hal itu yakni beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berkebhinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif.
“Pencapaiannya adalah karakter dan kemampuan yang dibangun dalam keseharian yang dihidupkan dalam diri setiap peserta didik melalui budaya satuan pendidikan, pembelajaran intrakurikuler, dan proyek penguatannya serta ekstrakurikuler,” sebutnya.
Lanjutnya, dalam Kurikulum Merdeka menjelaskan bahwa pelajar Indonesia adalah belajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila. “Diharapkan pelajar memiliki kompetensi untuk menjadi warga yang demokrasi serta manusia unggul dan produktif di Abad 21 ini,” tuturnya.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post