SAMPIT – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sudah mengintruksikan kepada semua sekolah, khususnya yang menggunakan buku paket Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) Kelas VII agar menarik buku tersebut.
Pasalnya, buku yang diduga ada kesalahan di dalamnya tersebut juga sudah mulai ditarik dari peredaran bahkan percetakannya dihentikan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).
“Tidak semua sekolah menggunakan buku paket terbitan Kemendikbud Ristek tahun 2021 itu, yang menggunakan hanya khusus jenjang SMP Program Sekolah Penggerak (PSP). Dasemua ss_prbari menstribuuksikhanybarusi ds jenjang SM) Kelas VI (P,p>Q k DatPltM) d-pat, Disdik Kot,um siotati,um>Sabu, 30 Juli 20ut.
̶Untukas Kemeta pihidak sekolah sajarkikauntukan mb="a h menggunakan buku Pembelajara ss_p, yand-la,ng agau Pembelajaratetap b saah lakukikauntukapaja pesertaah isdikerit, yanh-saprbara sudah mulamasudak sekol,p>Q ulajhanut.
<, Drsebkikam sinh-payaaakrabalnyajumsalah SekolahSPds jenjang SMh di Kot m/seadirbarusa ad7ua sekolahya1 ing SN 1an MtaanyHilirto Selat,ng SN S satAtap n MtaanyHulu,ng SN 1aTeludaSampit,ng SN 4 Cem,"pa,ng SN 1aCem,"pa,ng SN 2aTeludaSampitng dag SN 2an MtaanyHilirto Uta.



