SAMPIT – Pelaksanaan sekolah tatap muka atau pembelajaran tatap muka (PTM) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sudah sempat dilakukan tahun lalu, namun kemudian kembali ditutup kemudian dibuka kembali pada awal Februari 2021.
Hal ini menandakan pemerintah setempat tidak mau gegabah, dan banyak mempertimbangkan dengan terlepas dari wabah Covid-19 bahkan masih terpantau terdapat sebaran kasus.
Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Perbantuan Untuk SMA dan SMK Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim Asyari mengatakan, pihaknya telah melakukan pemantauan di sejumlah sekolah yang ada di Kotim salah satunya pada Rabu 10 Maret 2021 lalu di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Cempaga yang ada di Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotim.
“Dari hasil pantauan kami, kegiatan PTM nya sudah berjalan dengan lancar dan baik. Serta penerapan protokol kesehatannya sudah sesuai dengan anjuran pemerintah,” ujarnya, Jumat 12 Maret 2021.
Menurutnya, untuk bisa memulai PTM di tengah pandemi Covid-19 ini harus mempertimbangkan sejumlah aspek. Utamanya, berkaitan dengan kesehatan. Lantaran PTM ini melibatkan banyak orang.
“Namun dengan tetap menjalankan Prokes sesuai anjuran pemerintah kami yakni para siswa dan guru tetap aman. Terlebih lagi ada yang jam sekolahnya di persingkat dan ada juga yang menggunkan sistem per shift, sehingga potensi berkumpulnya anak-anak bisa diminimalisir,” ungkapnya.
Ditambah lagi ujarnya, penerapan pembelajaran tatap muka di sejumlah sekolah yang berada di wilayah Kabupaten Kotim dipantau langsung oleh Dinas Pendidikan. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui tentang penerapan protokol Kesehatan di institusi Pendidikan tersebut.
“Selama kegiatan pembelajaran berlangsung, seluruh peserta didik, guru, dan pengelola sekolah wajib menerapkan protokol kesehatan, seperti mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak interaksi,” tegas Asyari.
Dikatakannya, PTM dengan syarat yang ketat dipilih demi mengatasi kejenuhan yang dihadapi oleh anak didik karena terlalu lama mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ). Kejenuhan tersebut dapat berimbas pada suasana psikologi dan hasil pembelajaran para pelajar.
(dia/matakalteng.co.id)






















Discussion about this post