JAKARTA – Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar menegaskan, betapa pentingnya memaksimalkan potensi perekonomian domestik yang masih besar di pasar modal Indonesia. Untuk itu, OJK harus terus berupaya meningkatkan integritas, kredibilitas, dan good governance pasar serta seluruh ekosistem di dalamnya.
Hal ini dilakukan melalui percepatan penyelesaian pemeriksaan dan pengaturan sanksi terintegrasi untuk lembaga jasa keuangan.
“OJK juga memberikan perlindungan investor dan masyarakat dengan mengawasi perilaku pelaku usaha jasa keuangan atau market conduct,” ujarnya, Selasa (2/1).
Mahendra juga menegaskan bahwa seluruh anomali di pasar saham Indonesia, termasuk pergerakan harga saham yang tidak normal, pasti akan dikaji, dianalisis, dan dipantau ketat sehingga dijamin tidak terjadi pelanggaran pada peraturan yang berlaku. Sebab penggalangan dana dan pembiayaan ke depan akan semakin mengandalkan kemampuan dalam negeri yang semakin besar.
“Perkembangan ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian semakin menuntut integritas dan good governance pasar modal Indonesia. Selain itu, OJK sebagai regulatornya juga harus mampu meningkatkan kredibilitasnya untuk dapat memberikan perlindungan terhadap konsumen dan investor,” imbuhnya.
Peningkatan integritas, kredibilitas, dan good governance pasar modal akan membawa dampak positif bagi perekonomian domestik. Investor dan masyarakat akan semakin percaya terhadap pasar modal Indonesia dan potensi penggalangan dana dan pembiayaan ke depan menjadi lebih besar. Namun, upaya untuk mencapai hal tersebut tidaklah mudah dan membutuhkan komitmen dan kerjasama dari seluruh pihak, termasuk pemerintah, regulator pasar modal, pelaku pasar, dan masyarakat.
Oleh karena itu, OJK harus terus berupaya meningkatkan pengawasan dan perlindungan terhadap investor dan masyarakat. Selain itu, OJK juga harus mampu memberikan kemudahan akses informasi mengenai pasar modal agar investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih baik.
“Dengan demikian, pasar modal Indonesia dapat memberikan kontribusi nyata untuk pertumbuhan perekonomian domestik yang lebih baik lagi,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post