Bambang Haryo Nilai Rencana Kenaikan Harga BBM Bersubsidi Tidak Tepat, Ini Alasannya

SAMPIT – Pengamat kebijakan publik, Bambang Haryo Soekartono menilai rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi secara total adalah tidak tepat, lantaran harga minyak mentah dunia menurun tajam berkisar dibawah 90 USD per barel dipertengahan Agustus 2022 dari 120 USD per barel beberapa bulan yang lalu.

“Akhir-akhir ini juga terjadi kelangkaan BBM subsidi. Kemudian disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani, bahwa BBM bersubsidi akan habis di akhir bulan September, dikarenakan terjadi peningkatan konsumsi BBM Subsidi, sehingga membebani APBN,” kata Bambang Haryo yang juga Ketua Harian MTI Jawa Timur (Jatim) dalam siaran pers diterima di Sampit, Rabu 31 Agustus 2022.

Baca juga berita lainnya