SAMPIT – Demi menghindari adanya hal yang tidak diinginkan, Polres Kotawaringin Timur (Kotim) turunkan ratusan personel untuk bersiaga melakukan pengamanan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda dan Mahasiswa se Kotim.
“Kami menerjunkan sebanyak 350 personel keamanan dari jajaran Polres dan Polsek. Kami mengawal mahasiswa dalam menyalurkan dan menyampaikan aspirasinya,” kata Kapolres Kotim AKBP Sarpani, Rabu 13 April 2022.
Dirinya memastikan tidak ada penyusup dari jaringan anarko pada aksi unjuk rasa yang digagas oleh mahasiswa. Menurutnya paham anarko bukan bagian dari masyarakat Kotim.
“Alhamdulillah aksi ini berjalan aman dan lancar. Aksi anarko bukanlah tradisi masyarakat di Bumi Habaring Hurung ini. Silakan melakukan unjuk rasa asal sesuai aturan yang ada,” tutur polisi berpangkat dua melati emas ini.
Untuk diketahui, aksi ini untuk menyampaikan beberapa pertanyaan dan pernyataan. Yang pertama, kelangkaan dan naiknya harga minyak goreng. Kedua, kenaikan harga BBM. Ketiga, infrastruktur di Kotim, dan terakhir adalah evaluasi kinerja DPRD Kotim.
(gus/matakalteng.com)






















Discussion about this post