• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Selasa, 9 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Kru KRI Nanggala 402 Letda Laut Munawir Sempat Usulkan Pindah Tugas ke Sampit

Kru KRI Nanggala 402 Letda Laut Munawir Sempat Usulkan Pindah Tugas ke Sampit

Minggu, 25 April 2021
in News
A A
FOTO : DIAN TARESA/MATA KALTENG - Keluarga korban KRI Nanggala 402 tengah menunggu jadwal penerbangan dari Kota Sampit, Kotim menuju Surabaya.

FOTO : DIAN TARESA/MATA KALTENG - Keluarga korban KRI Nanggala 402 tengah menunggu jadwal penerbangan dari Kota Sampit, Kotim menuju Surabaya.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – KRI Nanggala 402 telah dinyatakan tenggelam atau isyarat subsunk di perairan laut utara Bali, pada Sabtu 24 April 2021 sore. Dimana salah satu korban yang turut berada di dalam kapal tersebut yakni Letnan Dua Laut Munawir yang pernah mengajukan pindah tugas ke Kota Sampit.

Letnan Dua Laut Munawir diketahui memiliki istri warga Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yakni Cica Yuemi merupakan putri dari Bapak Lim Sukardi warga Sampit.

Baca juga berita lainnya

Agustiar Sabran Pimpin PB Percasi

Operasi Tambang Ilegal Usai Izin Dicabut, Kejagung Tetapkan Owner PT. AKT Sebagai Tersangka

Kunjungi Rutan Palangka Raya, DPR RI Soroti Overkapasitas dan Keterbatasan SDM

Pendangkalan Sungai Mentaya Jadi Perhatian, Komisi V DPR RI Akan Koordinasi dengan Kementerian

Kabar tenggelamnya kapal tersebut sontak membuat anggota keluarganya di Surabaya yang merupakan tanah kelahirannya, namun juga keluarga yang berada di Sampit. Bahkan Lim Sukardi pada hari ini, Minggu 25 April 2021 langsung berangkat ke Surabaya untuk memberikan semangat dan dukungan kepada anaknya yang tengah menunggu kabar pencarian suaminya beserta kru kapal lainnya.

“Biasanya korban bersama istrinya anak saya lebaran ke Sampit, kita ngumpul disini. Namun pada hari Rabu itu anak saya menghubungi dan bilang agar saya jangan kaget, karena KRI lepas kontak dan tidak bisa diselamatkan lagi. Saya berpesan agar anak saya terus berdoa agar ada mukzijat suaminya selamat beserta awak kapal lainnya,” ungkap Lim Sukardi saat ditemui di Bandara H Asa Sampit yang tengah menunggu jadwal keberangkatannya ke Surabaya, Minggu 25 April 2021.

Dikatakannya, menurut informasi dari anaknya yang merupakan istri Letnan Dua Laut Munawir, kejadian itu terjadi pada pukul 15.00 WIB, KRI Nanggala 402 sudah lepas kontak. Padahal kalau sedang di laut, biasanya suaminya masih bisa dihubungi via Whatsapp, namun saat itu sudah tidak bisa dihubungi lagi.

“Anak saya mengabari bahwa saat itu masih menunggu kapal timbul. Namun hingga sekarang belum ada kabar, saya hanya bisa memberikan semangat dan meminta anak saya agar terus berdoa. Karena mereka juga mempunya dua orang anak yakni Aura Aulia Maharani (18) dan Cinta Aurelia Az-Zahra (12),” bebernya.

Menurutnya, nama menantunya berada di nomor urut ke 11 dalam awak kapal. Selama ini menantunya baik kepada keluarga dan sudah 18 tahun usia pernikahannya dengan sang istri.

“Dulu anak saya kursus menjahit di Surabaya, dan ternyata bertemu dengan Munawir hingga akhirnya berjodoh dan menikah. Bahkan anak pertama mereka yakni Aura Aulia Maharani saat ini tengah bersiap untuk mengikuti tes Taruna Angkatan Laut untuk mengikuti jejak ayahnya,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan Lim, saudara-saudaranya juga sudah diberitahu terkait kabar ini. Dirinya berharap agar menantunya segera ketemu. Kalaupun tidak, itu sudah di luar kuasa dan semoga ujarnya anaknya bisa sabar menghadapi cobaan ini.

“Terakhir ke Sampit dua tahun lalu. Kalau ada masalah korban itu selalu cerita kepada istri saya, bahkan korban sudah punya rencana mau membangun toko di Sampit ini untuk usaha. Dan korban sudah mengusulkan untuk pindah ke pos AL di Sampit, namun kata atasannya tidak bisa, bisanya pindah ke Banjarmasin saja,” ungkap Lim.

Setelah di Surabaya lanjutnya, ternyata diminta atasannya untuk sekolah lagi. Setelah lulus naik pangkat dan akhirnya bekerja di kapal. Dan selama dua tahun setelah lulus itu tidak ada lagi korban bercerita dengan dirinya, hanya kepada istrinya saja.

“Semoga menantu saya itu cepat ketemu dan bisa berkumpul bersama keluarga lagi,” demikiannya.

Seperti diketahui, tenggelamnya KRI Nanggala-402 diawali ketika kapal selam buatan Jerman ini mengikuti latihan penembakan senjata strategis TNI AL 2021.

Sesuai rencana, kapal selam ini hendak melakukan latihan tembak torpedo kapal perang, pada Rabu 22 April 2021 dini hari.

Lalu pada 03.00 Wita, kapal buatan Jerman ini izin menyelam pada kedalaman 13 meter untuk persiapan menembak torpedo. Saat itu, geladak haluan dan conning tower masih terlihat oleh tim penjejak dalam jarak 50 meter.

Sekitar 03.30 Wita, KRI lain yang terlibat latihan memeriksa torpedo warning dan dalam hal ini unsur lain sudah persiapan torpedo meluncur.

Kapal selam KRI Nanggala 402 dinyatakan tenggelam pada Sabtu 24 April 2021 berdasarkan bukti. Lokasi tenggelamnya KRI Nanggala-402 disebut berada di palung yang berarus kencang.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyebut kapal selam yang membawa 53 prajurit TNI AL itu tenggelam. Bukti autentiknya berdasarkan penemuan tumpahan minyak dan serpihan.

Selama empat hari, TNI dibantu seluruh instansi terkait dan armada militer negara sahabat mencari KRI Nanggala-402. Sabtu dini hari kemarin batas akhir dari ketersediaan oksigen di kapal selam itu jika tidak terjadi blackout atau listrik mati.

(dia/matakalteng.com)

Share90Tweet1SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Mantap, Ruas Jalan Tumbang Miri-Marikoi Mulai Diaspal

Next Post

Bupati Seruyan Minta ASN Jadi Contoh Penerapan Prokes Covid-19

Berita Terkait

News

Agustiar Sabran Pimpin PB Percasi

Sabtu, 11 April 2026
News

Operasi Tambang Ilegal Usai Izin Dicabut, Kejagung Tetapkan Owner PT. AKT Sebagai Tersangka

Senin, 30 Maret 2026
News

Kunjungi Rutan Palangka Raya, DPR RI Soroti Overkapasitas dan Keterbatasan SDM

Jumat, 27 Maret 2026
Kotawaringin Timur

Pendangkalan Sungai Mentaya Jadi Perhatian, Komisi V DPR RI Akan Koordinasi dengan Kementerian

Senin, 16 Maret 2026
Kotawaringin Timur

Pastikan Layanan Mudik Sesuai Standar, Komisi V DPR RI Tinjau Pelabuhan, Bandara dan Terminal di Kotim

Senin, 16 Maret 2026
News

Berbagi Berkah Ramadan, Citimall Sampit Ajak 50 Anak Yatim Ngabuburit Wisata ke Mall

Jumat, 13 Maret 2026
Load More
Next Post

Bupati Seruyan Minta ASN Jadi Contoh Penerapan Prokes Covid-19

Sebelum Dinyatakan Hilang, Letda Munawir Ingin Bangun Toko di Sampit

Tiga Pasangan dan Lima Perempuan Tanpa Identitas Terjaring Razia Pekat di Sampit

Dump Truk Berputar Halangi Jalan, Nyawa Pemotor Melayang di Pelantaran

Pintu Ditendang, Keponakan Habisi Nyawa Pamannya di Sampit

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026

Gubernur Kalteng Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 26 Mei 2026

Damkar Kotim Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gang Mutiara, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Sabtu, 23 Mei 2026

Kapasitas Pesawat Tetap Full 180 Penumpang, Super Air Jet Kurangi Bagasi Gratis

Selasa, 19 Mei 2026

Drainase Tersumbat dan Kesadaran Warga Jadi Sorotan di Tengah Banjir Perkotaan Kotim

Selasa, 19 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12225 shares
    Share 4890 Tweet 3056
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5948 shares
    Share 2379 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4268 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3798 shares
    Share 1519 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK