SAMPIT – Belum lama ini Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengatakan, telah mencium adanya money politik dilakukan salah satu pasangan calon (Paslon) yang melaju sebagai kontestan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kotim tahun 2020 ini.
Bahkan kabar itu membuat heboh semua kalangan termasuk masyarakat, dimana masyarakat bertanya-tanya akan hal itu dan menginginkan adanya pembuktian serta tindakan dari Bawaslu.
Dari hal itu juga, Anggota Komisi I DPRD Kotim yang membidangi Bawaslu dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) SP Lumban Gaol mengatakan, agar Bawaslu tidak hanya pencitraan di media namun harus membuktikan semua yang dikatakan.
“Sebaiknya Bawaslu tidak hanya sekedar pencitraan di media, karena semua orang tahu bahkan orang awampun tahu bahwa pilkada ini sangat rentan dengan peredaran uang dari paslon,” ujar Lumban Gaol, Senin 7 Desember 2020.
Dengan demikian, pihaknya sangat berharap agar Bawaslu Kotim benar-benar menjalankan tugas sebaik-baiknya dan tidak terkesan hanya mengawasi paslon-paslon tertentu saja.
“Buktikan agar masyarakat percaya dengan kinerja Bawaslu, dan kalaupun ada tangkapan dari salah satu paslon maka harus ada juga dari paslon lain. Karena disinyalir semua paslon di Kotim ini ada mengarah ke money politik,” tegasnya.
Sehingga lanjutnya, Bawaslu harus mengawasi semua Paslon dengan adil dan maksimal. Agar apapun bentuk pelanggaran yang dilakukan tidak hanya tercium namun terbuktikan.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post