SAMPIT – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang digelar pada 9 Desember 2020 akan segera dilaksanakan. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dalam pelaksanaannya peran pemuda sangat diperlukan dalam menyukseskan pilkada tersebut.
“Saya harapkan pemuda dan pemudi dapat ikut serta mensukseskan pilkada tahun ini,” kata Ketua KPU Kotim, Siti Fatonah Purnaningsih, Kamis 29 Oktober 2020.
Menurutnya pemuda dapat berpartisipasi aktif baik sebagai penyelenggara ataupun sebagai pemantau, bisa juga sebagai masyarakat yang peduli akan proses pemilu.
Ada beberapa alasan generasi muda harus berpartisipasi aktif dalam pemilu adalah pertama, generasi muda mempunyai idealis dan sering berpikir kritis sehingga mampu menjadi pengawal pilkada 2020 agar bersih, tanpa politik uang dan juga hal-hal lain yang melanggar hukum. Generasi muda juga tentu mempunyai keberanian untuk melaporkan kepada penyelenggara ketika menemukan pelanggaran pilkada 2020 nanti.
“Dengan begitu akan menciptakan pemimpin yang baik, bersih dan jujur serta berkualitas,” terang Siti Fatonah Purnaningsih.
Lanjutnya, pendidikan generasi muda lebih luas. Informasi yang mereka dapat dan paham juga lebih banyak, serta dapat menyaring informasi terkait pilkada yang tidak benar, ditambah penguasaan media sosial yang hari ini diisi oleh anak anak muda. Ini akan menjadi modal sosialisasi pilkada 2020 untuk terus meningkatkan partisipasi masyarakat melalui media sosial. Atau melalui jaringan-jaringan yang dimiliki generasi muda, seperti organisasi, komunitas dan juga kegiatan kegiatan yang cenderung dilakukan oleh generasi muda. Jika sudah banyak generasi muda yang berpartisipasi aktif dalam pilkada 2020 maka tidak menutup kemungkinan akan meningkatkan angka partisipasi masyarakat dalam pemilu.
“Pemudi yang aktif akan mengikuti setiap tahapan dengan begitu mereka dapat menyaring berita Hoax, sehingga dapat menciptakan Pilkada yang kondusif di Kotim,”
Siti Fatonah menuturkan, guna meningkatkan partisipasi pemilih pada pilkada tahun 2020 yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember mendatang telah membentuk berbagai relawan yang diberi nama relawan Demokrasi.
“Kita juga membentuk relawan Demokrasi, dalam relawan Demokrasi ini ada sepuluh basis salah satunya basis pemuda,” tuturnya.
Dirinya berharap dengan relawan Demokrasi yang berjumlah 25 orang tersebut dapat membantu mensosialisasikan mengenai Pilkada serentak di seluruh basis. Dengan begitu dapat memberi semangat untuk warga Kotim untuk melaksanakan pemilihan nanti.
(dev/matakalteng.com)






















Discussion about this post