SAMPIT – Warga kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dihebohkan dengan adanya kebakaran yang hampir menghanguskan dua bangunan di Jalan Batu Pirus, Kecamatan MB Ketapang.
“Kejadiannya sekitar pukul 20.30 WIB. Mendapatkan informasi adanya kebakaran bangunan, kami langsung menuju lokasi,” kata Rihel, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim, Senin 21 Oktober 2019 malam.
Sedikitnya ada 3 armada damkar dan 15 personel yang dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar bangunan berkonstruksi semi permanen tersebut. Dalam waktu kurang lebih 30 menit, api sudan dapat dipadamkan.
Namun satu bangunan sudah hangus terbakar. “Bangunan itu milik M Majeri, usianya 55 tahun. Ada 2 bangunan, yang 1 rumah dan 1 nya lagi digunakan untuk warung makan. Yang terbakar habis adalah rumah,” jelas Rihel.
Saat itu, rumah tersebut sedang dalam keadaan kosong. Anak dari Majeri sedang pergi berbelanja bahan masakan untuk keperluan di warung makan milik mereka. Warga baru mengetahui adanya kebakaran setelah mendengar adanya ledakan dari kediaman korban.
Api sudah menyala besar. Warga saling bantu membantu memadamkan api hingga petugas tiba. Kebakaran ini diduga akibat api yang berasal dari kompor gas yang masih menyala dan ditinggal pergi oleh pemiliknya.
“Dugaan sementara api berasal dari kompor gas. Ini masih dugaan. Aparat kepolisian sedang melakukan olah TKP,” tukas Rihel.
(shb/matakalteng.com)
















Discussion about this post