SAMPIT – Balita berusia 20 bulan yang dilaporkan tenggelam diperairan daerah perairan sungai (DAS) Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akhirnya ditemukan dengan kondisi tidak bernyawa.
“Korban dilaporkan tenggelam pada Senin, 16 September 2019, sekitar pukul 10.00 WIB. Dan hari ini sudah ditemukan,” kata Kapolsek Cempaga Iptu Syaifullah mewakili Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, Rabu 18 September 2019.
Terhitung sudah 48 jam aparat gabungan beserta warga melakukan pencarian. Jasad korban ditemukan pertama kali oleh warga. Jasad korban mengapung dengan kondisi tangan kiri sudah tidak ada. Korban dievakuasi olen tim Basarnas dan pihak kepolisian.
Belum diketahui secara pasti apa penyebab putusnya tangan korban. Jasad korban sudah membengkak dan mengeluarkan aroma tidak sedap. “Lokasinya jauh dari TKP awal, tepatnya di sungai kerukan yang berada di muara Sungai Cempaga dengan Sungai Mentaya. Jasad korban sudah dievakuasi,” jelas kapolsek.
Peristiwa ini berawal saat korban mandi bersama ibu dan saudaranya disebuah lanting yang berada di sekitar Dermaga Desa Luwuk Bunter. Korban lalu ditinggal ibunya sebentar untuk pergi ke toilet.
Tidak berapa lama, si ibu mendengar salah satu anaknya menangis. Ketika keluar, dirinya mendapati anaknya yang kecil sudah tidak ada. Mendapati hal itu, si Ibu pun meminta pertolongan kepada warga sekitar. Kejadian ini lalu dilaporkan ke pihak berwajib. Polisi dan Basarnas langsung mendatangi TKP serta melakukan pencarian.
(shb/matakalteng.com)
















Discussion about this post