KUALA PEMBUANG – Fokus infrastruktur memang masih menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan, terutama pada akses jalan.
Melihat hal tersebut Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan mengimbau agar Pemkab Seruyan juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan (pelosok) yang ada di Seruyan ini.
“Pada saat ini masih banyak desa di Seruyan yang masih mengalami ketertinggalan dalam hal infrastrukturnya, terutama akses jalan dan ini merupakan pekerjaan rumah yang memang harus perlahan-lahan sudah mulai dibenahi oleh pemerintah daerah,” kata Anggota DPRD Seruyan Bejo Riyanto, Jum’at 27 Agustus 2021.
Ia mengungkapkan, memang sudah bukan rahasia lagi jika daerah pelosok tersebut kebanyakan berada di daerah hulu Seruyan, yang mana pada saat ini pemerintah daerah sedang mengupayakan pembangunan infrastruktur jalan yang memadai agar bisa mempermudah akses keluar masuk ke wilayah tersebut.
Kendati demikian, bukan hanya daerah hulu saja, di daerah hilir juga masih ada desa yang mengalami ketertinggalan dalam hal infrastrukturnya, salah satunya adalah desa Sungai Perlu, yang notabenenya lebih dekat dengan pusat kota jika dibandingkan dengan desa yang ada di wilayah hulu Seruyan.
“Sungai Perlu misalnya, itu desanya bisa dikatakan tertinggal, bagaimana tidak, akses jalan menuju ke sana saja sudah sangat sulit, fasilitas penunjang lainnya juga masih sangat belum memadai,” imbunya.
Selain infrastrukur jalan, lanjut Bejo, ketersedian listrik dan air bersih juga bisa menjadi perhatian khusus dari pemerintah, yang mana pada saat ini masih ada wilayah yang masih belum dialiri listrik.
(ald/matakalteng.com)






















Discussion about this post