KUALA PEMBUANG – Kabupaten Seruyan merupakan salah satu daerah yang kaya akan Sumber Daya Alam (SDA) dan salah satunya adalah produksi pertanian padi yang cukup melimpah.
Melihat hal tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan Bejo Riyanto mengungkapkan bahwa dalam beberapa waktu belakangan di Seruyan sendiri sedang terjadi surplus beras.
Hal ini tidak lain dan tidak bukan karena hasil panen para petani saat ini cukup melimpah. Bahkan mereka sendiri cukup merasa kesulitan dari segi pemasarannya.
“Khususnya untuk Kecamatan Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur, saat ini kita memang surplus padi atau beras. Dan memang yang jadi suatu kendalanya adalah sulitanya pemasaran,” katanya, Senin 9 Agustus 2021.
Ia menjelaskan, bahkan dampak dari hal tersebut adalah sebagian petani yang malah ditipu oleh pembeli. “Saking banyaknya itu mereka rela mengutangkan kepada pihak luar, janjinya akan dibayarkan dalam kurun waktu tertentu tapi malah tidak dibayar, atau bahasa kasarnya itu mereka ditipu,” ujarnya.
Berdasarkan hal tersebut, dirinya menilai bahwa masalah pemasaran produksi pertanian di Seruyan ini harus segera dicarikan solusi agar petani tidak lagi merasa kesulitan. “Atau saran saya kalau memang bisa dalam peraturan daerah (perda) yang nantinya mengatur tentang cadangan pangan atau beras daerah itu bisa diatur hal yang berkaitan dengan masalah itu,” sarannya.
(ald/matakalteng.com)






















Discussion about this post