KUALA PEMBUANG – Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan menyebutkan jika saat ini yang menjadi salah satu kendala penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang ada di Kabupaten Seruyan adalah anggaran operasionalnya.
Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo mengungkapkan, hal tersebut juga berdasarkan laporan langsung yang disampaikan oleh pihak terkait kepada dirinya saat meninjau salah satu posko karhutla yang ada di wilayah dalam Kota Kuala Pembuang.
“Salah satu kendala yang dihadapi oleh pihak terkait berkenaan dengan penanganan dan penanggulangan bencana karhutla yang ada di Bumi Gawi Hatantiring adalah anggaran operasional,” katanya, Senin 7 Juni 2021.
Ia mengatakan, secara garis besar dirinya tentu sangat memahami keluhan tersebut. Mengingat semua pihak yang bertugas di posko tersebut mulai dari piket jaga dan lain sebagainya tentu perlu makan dan lain-lain.
Meskipun memang sudah ada anggaran untuk hal itu, akan tetapi dinilai masih belum terlalu layak. Maka dari itu, kedepan dirinya akan mencoba mengkomunikasikan perihal tersebut kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai leading sectornya.
“Kita akan coba komunikasikan masalah tersebut kepada BPBD sebagai leading sector penanganan karhutla ini, mudah-mudah keluhan-keluhan itu bisa diperhatikan oleh pihak terkait,” pungkasnya.
(ald/matakalteng.com)






















Discussion about this post