KUALA PEMBUANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan meminta agar pihak desa bisa melakukan pemaksimalan pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang ada di desanya masing-masing.
Anggota DPRD Seruyan Benyamin Pasambe mengungkapkan, hal ini dikarenakan berdasarkan apa yang dirinya perhatikan bahwa pengelolaan SPAM-SPAM yang ada di pedesaan masih belum terlalu maksimal.
Menurutnya, hal ini kemungkinan disebabkan karena tidak adanya pengelolaan secara berkelanjutan yang dilakukan oleh pihak desa setelah dibangunkan oleh pemerintah seperti provinsi dan lain sebagainya.
“Kalau menurut saya pengelolaannya yang masih belum terlalu maksimal, sehingga mungkin banyak SPAM yang di desa-desa itu tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya,” katanya di Kuala Pembuang, Senin 22 Maret, 2021.
Ia mengatakan, banyak hal yang bisa dilakukan untuk memaksimalkan pengelolaan SPAM di pedesaan seperti menggandeng perusahaan yang ada di sekitar untuk membantu pengoperasian khususnya dari segi bahan bakar.
“Kendalanya itu kebanyakan di bahan bakar, terlebih desa-desa yang belum teraliri listrik PLN sehingga sedikit sulit, makanya saya sarankan untuk meminta bantuan dari perusahaan-perusahaan sekitar,” imbaunya.
(ald/matakalteng.com)






















Discussion about this post