KUALA PEMBUANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan, Salidin meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk mempertimbangkan kembali larangan berladang dengan cara membakar lahan, dengan dalih bahwa itu merupakan tradisi leluhur yang diwariskan kepada generasi penerus.
Menurutnya, dalam kondisi percepatan penanganan dan penanggulangan dampak coronavirus disease (Covid-19) di Kabupaten Seruyan, peran petani atau peladang menjadi sangat penting sebagai salah satu sumber ketahanan pangan daerah maupun provinsi. Maka dari itu, menurutnya, dengan dasar-dasar yang konkret, Pemkab harus menimbang kembali larangan tersebut.
“Itu kan tradisi leluhur kita yang diwariskan kepada mereka (masyarakat petani dan peladang). Ada pengetahuan yang diajarkan di sana. Tidak sembarangan atau asal-asalan. Perlu diketahui, bahwa dalam kondisi sekarang peran petani atau peladang menjadi kekuatan lain untuk menjadi sumber pangan daerah maupun provinsi,” tandasnya, Selasa 12 Mei 2020.
Politisi Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) itu juga tak luput mengingatkan kepada mayarakat petani atau peladang di Seruyan, bahwa dalam keadaan sekarang jangan sampai sekali pun menyerah dalam berusaha bertahan. Legislatif akan mencoba memberikan bantuan semampunya.
“Jangan sampai sekali pun menyerah dalam berusaha bertahan. Kami akan mencoba memberikan bantuan semampunya. Tetap jaga kesehatan dan tetap hati-hati,” tukasnya.
(zen/matakalteng.com)






















Discussion about this post