PALANGKA RAYA – Keterbatasan fasilitas embarkasi haji di daerah serta panjangnya masa tunggu keberangkatan masih menjadi tantangan bagi jemaah asal Kalimantan Tengah. Meski demikian, kelancaran proses pemberangkatan dan peningkatan layanan tetap menjadi harapan utama.
Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Sigit Widodo, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan masyarakat yang dapat menunaikan ibadah haji, di tengah panjangnya antrean yang harus dilalui. “Alhamdulillah prosesnya lancar, meskipun menunggu bertahun-tahun. Ini menjadi kebahagiaan besar bagi jemaah dan keluarganya,” ujarnya, saat diwawancarai awak media, Kamis 30 April 2026.
Ia menilai, pelaksanaan haji dari tahun ke tahun menunjukkan perbaikan, terutama dalam aspek koordinasi pemerintah dengan pihak terkait. Dengan adanya kelembagaan khusus yang menangani urusan haji, diharapkan pelayanan kepada jemaah semakin fokus dan optimal.
“Kita berharap pelayanan ke depan semakin baik, sehingga jemaah bisa lebih fokus beribadah,” katanya. Sigit juga menyoroti kondisi jemaah asal Kalteng yang masih harus melalui embarkasi di Banjarmasin, karena belum tersedianya embarkasi sendiri di provinsi ini.
Menurutnya, dukungan fasilitas dari pemerintah sangat penting untuk memastikan kenyamanan perjalanan jemaah. Selain itu, ia menekankan pentingnya peran tim kesehatan dalam mendampingi jemaah, khususnya yang lanjut usia.
“Pendampingan kesehatan harus dilakukan secara intens, terutama bagi jemaah lansia, agar tetap terjaga selama menjalankan ibadah,” tegasnya. Ia berharap seluruh jemaah haji asal Kalimantan Tengah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post