PALANGKA RAYA – Kota Palangka Raya menghadapi tantangan ekonomi berupa deflasi. Hal ini pun tidak luput dari perhatian Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, HM Khemal Nasery. Meski penurunan harga barang pada awalnya tampak menguntungkan, Khemal menekankan bahwa dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memiliki dampak negatif terhadap perekonomian dan daya beli masyarakat.
Khemal menjelaskan bahwa meskipun deflasi, yang ditandai dengan penurunan harga barang, bisa terlihat menguntungkan bagi konsumen, hal ini justru menunjukkan lemahnya daya beli masyarakat. “Penurunan daya beli ini akan mengganggu sektor usaha kecil dan menengah, bahkan bisa berisiko menyebabkan pemutusan hubungan kerja di beberapa sektor tertentu,” kata Khemal, Minggu 23 Februari 2025.
Untuk mengatasi masalah ini, Khemal mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya untuk lebih intensif mengawasi harga pasar serta menjaga kestabilan pasokan barang. “Pengawasan harga pasar harus lebih ketat. Lonjakan harga bisa terjadi dengan cepat, terutama menjelang bulan suci Ramadan ketika permintaan masyarakat meningkat,” ujar Khemal.
Sebagai langkah antisipatif, Khemal mengusulkan kolaborasi antara Pemerintah Kota, distributor, dan pelaku usaha untuk memastikan kelancaran distribusi barang. Hal ini diharapkan dapat mencegah fluktuasi harga yang memberatkan masyarakat maupun pedagang. “Dengan pengawasan yang ketat dan kerja sama yang baik, kita bisa memastikan harga tetap stabil,” imbuhnya.
Selain itu, Khemal juga mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan program bantuan ekonomi atau insentif bagi pelaku usaha kecil untuk menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat. “Langkah konkret dari pemerintah sangat diperlukan agar deflasi ini tidak berdampak lebih jauh pada perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Khemal. Dia menegaskan pentingnya tindakan cepat dan konkret dari Pemerintah Kota untuk mencegah dampak negatif lebih lanjut dari deflasi.
“Jika tidak ditangani dengan serius, dampak dari deflasi ini bisa semakin meluas dan mengancam perekonomian daerah serta kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. Dengan langkah-langkah yang tepat dan kerjasama yang solid antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, Kota Palangka Raya diharapkan dapat mengatasi tantangan deflasi ini dan menjaga stabilitas ekonomi serta daya beli masyarakat.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post