PALANGKA RAYA – Bisnis sebagai salah satu sumber utama perekonomian di Indonesia menjadi primadona bagi banyak orang. Tak terkecuali juga dengan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjadi pilar utama bagi keberlangsungan ekonomi nasional. Kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah pun terus berupaya untuk mendorong UMKM agar dapat berkembang dengan maksimal dan menjadi lebih kompetitif.
Wakil Ketua I Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Dudie B Sidau menekankan pentingnya beralih ke model bisnis digital bagi para pelaku UMKM. Dirinya menyarankan kepada para pelaku UMKM, untuk memanfaatkan kecanggihan teknologi terkini, terutama platform digital pada ponsel untuk berjualan secara online.
“Bagi para pelaku UMKM yang selama ini memiliki pangsa pasar yang terbatas karena terkendala dengan akses jangkauan pasar yang luas, model bisnis digital menjadi solusi ideal untuk mengembangkan bisnis mereka,” sebutnya, Rabu, 15 November 2023.
Dijelaskannya, bahwa berjualan produk secara online memungkinkan produk UMKM Kota Palangka Raya dapat dikenal oleh masyarakat dan pelanggan di daerah lain. Hal ini akan membuat peluang usaha semakin luas dan meningkatkan jumlah pelanggan yang membeli produk. Dengan demikian, bisnis UMKM dapat berkembang dengan pesat tanpa terkendala oleh batasan jarak dan wilayah.
Pada kesempatan yang sama, Dudie B Sidau juga menyoroti penggunaan QRIS Code (Quick Response Code for Indonesian Standard) sebagai salah satu sarana pembayaran dalam melakukan transaksi digital. QRIS memiliki kelebihan dalam memudahkan berbagai jenis transaksi, mulai dari pembayaran hingga pelacakan barang. Dengan menggunakan QRIS Code, pembeli dapat melakukan transaksi dengan mudah dan cepat. Bahkan, pelacakan barang di ekspedisi pun dapat dilakukan dengan mudah.
Transformasi UMKM ke model bisnis digital menjadi penting karena memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Bisnis yang berkembang pesat dapat meningkatkan daya saing UMKM serta menyediakan lapangan kerja baru bagi warga setempat.
“Belum lagi apabila bisnis tersebut mampu menjangkau pelanggan dari berbagai daerah, maka hal ini akan memberikan dampak sosial yang positif bagi banyak pihak,” sebut Dudie.
Dalam menghadapi era digital yang semakin berkembang, UMKM tidak boleh ketinggalan dan harus terus beradaptasi dengan perubahan. Memanfaatkan teknologi dan platform digital tidak hanya menjamin kelangsungan bisnis UMKM, tetapi juga meningkatkan daya saing di pasar yang semakin kompetitif.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post