PALANGKA RAYA – Sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang dilakukan oleh pelajar dan mahasiswa hingga kini masih diterapkan di Kota Palangka Raya. Pelaksanaan PJJ sendiri mulai diterapkan sejak menyebarnya virus corona di Indonesia sehingga pembelajaran tatap muka tidak dapat dilakukan.
Anggota DPRD Palangka Raya Hj Mukarramah berpendapat meski sistem belajar masih dialihkan ke rumah atau melalui PJJ, akan tetapi peserta didik diharap tetap giat belajar.
“Meski sekolah bisa dikatakan diliburkan, bukan berarti para siswa bersantai menikmati liburnya hingga lupa dengan tugasnya untuk belajar. Anak didik harus mengasah kemampuannya meskipun hanya belajar dari rumah,” ujarnya, Jumat 20 November 2020.
Lebih lanjut Mukarramah mengatakan untuk melaksanakan PJJ para guru telah mempersiapkan berbagai bahan. Mulai dari materi pembelajaran dan tugas-tugas yang akan dikerjakan oleh peserta didiknya selama belajar dari rumah.
Disisi lain Mukarramah mengatakan bahwa para guru harus memantau setiap hasil tugas peserta didik, baik melalui grup pesan singkat ataupun pertemuan virtual. Selain itu Mukarramah juga mengingatkan harus adanya komunikasi antara orang tua siswa dan guru.
“Terpenting orangtua harus selalu mengawasi anak-anaknya, agar disiplin mengikuti pelajaran yang telah disiapkan guru-gurunya di sekolah. Mengingat di jaman sekarang ini teknologo serba digital dan serba canggih. Karenanya pemanfaatan teknologi sangat dibutuhkan dalam kondisi pandemi saat ini,” pungkasnya.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post