DPRD Kota Palangka Raya Dorong Pemko Siaga Karhutla

PALANGKA RAYA – Setiap tahun, bencana kabut asap menjadi momok tersendiri bagi kalimantan tengah di musim kemarau, hal tersebut diakibatkan oleh terbakarnya lahan dan hutan (Karhutla). 

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di Tahun 2020 menurut prediksi, Kemarau akan lebih basah daripada tahun sebelumnya, meskipun akan ada wilayah lain yang akan lebih kering, serta pada tahun ini puncak kemarau masuk pada Bulan Agustus 2020 mendatang.

Baca juga berita lainnya

Wakil Ketua I Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, M Hasan Busyairi, saat ditemui awak media mengatakan Dewan akan mendorong pemko Palangka Raya serta masyarakat untuk bersama-sama sigap sejak dini mengantisipasi dampak buruk Musim kemarau, terutama di area wilayah yang rentan Karhutla.

Meski di tahun 2020 ini, pemerintah tidak hanya harus siap menghadapi Karhutla, namun juga masih tetap harus sigap menghadapi wabah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19)yang hingga saat ini belum menunjukan penurunan. 

Oleh sebab itu M Hasan Busyairi mengajak semua pihak untuk bisa mengantisipasi Karhutla, untuk menghindari Bencana Kabut Asap seperti tahun-tahun sebelumnya, sembari juga tetap menjalankan protokol kesehatan guna menambah angka kasus Covid-19.

“Berdasarkan info prediksi dari BMKG, wilayah Kalimantan akan segera memasuki musim kemarau, hal ini akan menjadi momok tersendiri, sebab setiap tahunnya kabut asap menjadi langganan bencana akibat Karhutla. Oleh sebab itu, sebelum hal ini terjadi sangat penting siaga sejak din, Meski saat ini intensitas hujan masih tinggi, tapi tidak menutup kemungkinan kita lupa bahwa musim kemarau segera menyapa” ujar Wakil I Komisi C DPRD Kota Palangka Raya tersebut.

Hasan kembali menjelaskan bahwa mulai kini pemko sudah bisa bekerjasama dengan instansi terkait, untuk bisa melaksanakan sosialisasi atau himbauan terkait karhutla. Apalagi jika dilihat kembali, saat ini Kota Palangkaraya masih memiliki lahan gambut yang cukup besar yang dapat memicu Karhutla.

“Oleh sebab itu di tahun 2020 ini, kita semua berharap sejak dini kelada pemerintah, maupun instansi terkait untuk bersama-sama mengantisipasi Karhutla, dengan cara penyediaan sarana maupun prasarana pendukung guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan” lanjut Politisi Golkar tersebut. 

M Hasan Busyairi dalam kesempatan yang sama, meminta masyarakat Kota Palangka Raya untuk tidak membuka lahan dengan membakar. Saat ini snagat dibutuhkan kesadaran kita semua untuk tidak membakar lahan untuk bersama mencegah Bencana Kabut asap akibat karhutla.

Diakhir wawancaranya, M Hasan Busyairi mengatakan bahwa kesadaran kita semua sangat dibutuhkan, apapun profesi kita. Serta kepada instasi terkait Ia berharap dapat menyiapkan hal-hal lebih optimal guna mendukung penyimpanan air di masa kemarau mendatang.

(vi/matakalteng.com)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR