PALANGKA RAYA – Walaupun dalam keadaan dilanda pandemic Covid-19, sejumlah agenda penting seperti pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 tetap berjalan.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua I DPRD Palangka Raya Wahid Yusuf. Ia menambahkan untuk wilayah Kalimantan Tengah sendiri akan dilaksanakan pilkada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalteng.
Pelaksanaan Pilkada sendiri dijadwalkan pada 9 Desember 2020, dimana saat ini sejumlah tahapan terus dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Seiring dengan hal tersebut muncul berbagai perdebatan bagaimana cara pengendalian Covid-19, sejalan dengan mulai berjalannya agenda penting pilkada tersebut.
“Adanya perdebatan tersebut, menekankan agar protokol kesehatan dijalankan secara massif terus bergulir untuk mensukseskan pilkada tepat waktu, yang dimulai dari berbagai tahapan-tahapan hingga proses pelaksanaan pilkda dan perhitungan suara,” ujarnya, Rabu 8 Juli 2020.
Wahid berharap Kementerian Kesehatan bisa mendampingi KPU dan Bawaslu hingga level terbawah pada saat Pilkada mendatang. Ia menegaskan penyelenggara pilkada 2020 ini harus dipandu dengan protokol kesehatan yang sifatnya detail, jelas dan konkrit, mengingat kondisi pandemi yang terus berlanjut.
Di satu sisi, politikus muda Partai Golkar ini menyarankan, agar lembaga KPU dapat membuat simulasi protokol kesehatan pada tiap-tiap tahapan. Hal ini kata dia penting karena pelaksanaan pilkada akan melibatkan masyarakat banyak.
“Intinya, penerapan protokol kesehatan dalam setiap tahapan pilkda harus dilakukan. Terlebih pelaksanaannya pada kawasan zona merah Covid-19, tentu akan lebih ekstra dalam penerapannya,” pungkas Wahid.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post