PALANGKA RAYA – Sejak Covid-19 mewabah di Indonesia, tidak sedikit masyarakat yang panik dan membeli bahan pokok secara berlebihan. Jika hal ini terus berlangsung dikhawatirkan akan menyebabkan kelangkaan bahan sembako.
Terkait hal tersebut, Anggota Komisi B Bidang Perekonomian dan Pembangunan DPRD Kota Palangka Raya, Ruselita berharap agar masyarakat Kota Palangka Raya dapat lebih bijaksana dalam menyikapi keadaan.
Dikhawatirkan akan ada oknum spekulan yang memanfaatkan momen tersebut untuk menimbun bahan sembako, sehingga menyebabkan kenaikan harga.
“Masyarakat sebagai konsumen memiliki hak untuk mendapatkan barang dengan harga wajar apabila kondisi di pasaran masih belum mengalami perubahan yang signifikan,” ujar Ruselita, Minggu 5 April 2020.
Dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, sembari tetap waspada terhadap penularan virus tersebut. Ia juga mengatakan bahwa akan ada sanksi tegas bagi oknum yang melakukan penimbunan dan melakukan permainan harga.
“Satu hal yang tidak kalah penting adalah jangan gampang terpengaruh dan terpancing dengan berita yang belum jelas akan kebenarannya. Jangan ikut menyebar atau sharing berita sebelum jelas keakuratannya, agar tidak menambah kepanikan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Ruselita juga menghimbau masyarakat khususnya yang berada di Kota Palangka Raya agar menjaga kebersihan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta selalu gunakan masker saat beraktivitas diluar rumah, kemudian sering mencuci tangan dengan sabun atau cairan antiseptic, dan juga perbanyak minum air putih.
(vi/matakalteng.com)








