PALANGKA RAYA – Kerap kali musibah kebakaran yang terjadi diakibatkan karena hubungan arus pendek listrik sehingga menyebabkan korsleting.
Masih begitu banyaknya instalasi dan kabel listrik yang terkesan semrawut, utamanya pada kawasan padat penduduk maupun pada sejumlah kawasan objek vital, menarik perhatian Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit K Yunianto.
Sigit meminta pihak terkait seperti PLN untuk bisa melakukan penataan serta peremajaan terhadap kabel-kabel listrik yang kondisinya sudah tidak layak.
“tidak sedikit kabel PLN di sejumlah titik di Kota Palangka Raya banyaknya yang berusia tua. Bahkan sudah terlihat tidak tertata lagi alias semrawut. Kabel-kabel itu harusnya sudah diganti dengan yang baru, serta penataan instalasi kabel haruslah diperhatikan kembali. Karena bisa saja mengakibatkan arus atau pasokan listrik terganggu akibat kondisi jaringan melalui kabel yang sudah selayaknya diganti,” jelas Sigit, Minggu 5 April 2020.
Dalam hal ini Sigit mendorong pemerintah kota bersama dengan pihak terkait untuk mulai melakukan peremajaan kabel listrik. Pada sejumlah wilayah di kota Palangka Raya, misalnya pada kawasan pasar tradisional, komplek perkantoran dan kawasan padat penduduk.
“Kita berharap hal ini perlu diperhatikan oleh pihak PLN, dan juga sebagai bentuk antisipasi dini kebakaran. Apalagi saat ini kontruksi bangunan sudah menggunakan rangka baja, maka kerawanan terjadinya arus pendek atau tersetrum juga meningkat,” ujarnya.
Sigit juga mengingatkan agar masyarakat selaku pengguna listrik PLN juga harus ikut ambil bagian, terutama dalam menjaga penataan instalasi listrik dengan baik dan tertib.
Sertaa menggunakan listrik dengan bijak, tidak membiasakan diri menggunakan listrik paralel dan menggunakan stop kontak yang bertumpuk-tumpuk karena mudah memicu hubungan arus pendek.
(vi/matakaltng.com)






















Discussion about this post