SAMPIT – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rimbun, menyatakan kesiapannya mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) pada 15–19 April 2026 di Magelang, Jawa Tengah.
Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk retret yang diikuti para Ketua DPRD dari berbagai daerah di Indonesia sebagai upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan daerah.
“Melalui KPPD ini kami akan mendapatkan penguatan wawasan kebangsaan dan kepemimpinan strategis yang sangat penting dalam menjalankan fungsi DPRD di daerah. Ini menjadi bekal bagi kami untuk terus mendorong kebijakan yang berpihak kepada masyarakat,” kata Rimbun, Selasa 14 April 2026.
Ia menjelaskan, program pemantapan kepemimpinan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan forum pembelajaran yang dirancang untuk memperdalam pemahaman pimpinan daerah terhadap berbagai isu strategis nasional maupun daerah.
Materi yang diberikan juga berkaitan dengan peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan, penguatan regulasi daerah, hingga strategi pembangunan yang berkelanjutan.
“Retret ini menjadi ruang pendalaman, mulai dari aspek perencanaan pembangunan daerah, penguatan regulasi, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat,” jelasnya.
Selain memperkaya pengetahuan kepemimpinan, kegiatan tersebut juga menjadi wadah memperkuat komunikasi dan jejaring antar pimpinan DPRD dari seluruh Indonesia. Menurutnya, pertukaran pengalaman dan praktik terbaik sangat penting untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks.
“Kami juga akan saling bertukar pengalaman dan praktik terbaik dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah ke depan,” tambah Rimbun.
Ia berharap pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan tersebut nantinya dapat diimplementasikan dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan di DPRD Kotim sehingga mampu melahirkan kebijakan yang lebih efektif serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post