SAMPIT – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Juliansyah mengimbau pemerintah daerah melalui instansi terkait untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap peredaran makanan dan minuman (mamin) menjelang Hari Raya Idulfitri. Langkah ini dinilai penting guna memastikan produk yang beredar di pasaran aman dikonsumsi masyarakat.
“Menjelang Idulfitri biasanya peredaran makanan dan minuman meningkat cukup signifikan. Karena itu kami mengimbau pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk melakukan sidak ke pasar, toko maupun pusat perbelanjaan guna memastikan produk yang dijual masih layak konsumsi, tidak kedaluwarsa, dan memiliki izin edar yang jelas,” ujar Wakil Ketua I DPRD Kotim Juliansyah, Kamis 5 Maret 2026.
Menurutnya, pengawasan tersebut perlu dilakukan secara serius agar masyarakat tidak dirugikan oleh oknum pedagang yang menjual produk tidak layak konsumsi. Terlebih, momen menjelang hari besar keagamaan sering dimanfaatkan untuk menjual berbagai produk dengan pengawasan yang minim.
Ia menambahkan, sidak juga menjadi bentuk perlindungan bagi konsumen sekaligus upaya menjaga kesehatan masyarakat. Pemerintah daerah diharapkan melibatkan lintas instansi seperti dinas kesehatan, dinas perdagangan, hingga BPOM untuk memastikan pengawasan berjalan maksimal.
“Jangan sampai masyarakat yang sedang mempersiapkan kebutuhan lebaran justru dirugikan atau bahkan terancam kesehatannya karena mengonsumsi makanan dan minuman yang tidak layak. Karena itu pengawasan harus dilakukan sejak dini,” tegasnya.
Juliansyah juga mengingatkan para pedagang agar tetap menjaga kejujuran dalam berusaha dengan tidak menjual produk kedaluwarsa atau rusak, serta memastikan kemasan produk dalam kondisi baik sebelum dipasarkan kepada masyarakat.
Ia berharap langkah pengawasan yang dilakukan pemerintah daerah dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post