SAMPIT – Upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan daerah terus mendapat dukungan. Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Akhyanoor, menilai program Optimasi Lahan (Opla) yang dikelola oleh pemerintah melalui Direktur Alsintan sudah menunjukkan hasil positif dan membawa harapan baru bagi petani.
“Dari Opla yang dikelola oleh Direktur Alsintan itu sudah ada yang mulai berbuah. Mudah-mudahan apa yang dikelola oleh pemerintah melalui Opla membuahkan hasil yang baik untuk masyarakat,” kata Akhyanoor, Rabu 27 Agustus 2025.
Ia menjelaskan, perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pertanian terlihat dari besarnya bantuan yang dikucurkan. Dengan dukungan tersebut, petani di Kotim kini hanya tinggal fokus menanam tanpa harus terbebani berbagai keterbatasan seperti sebelumnya.
“Kemarin saya lihat langsung perkembangannya, luar biasa. Pemerintah pusat begitu besar memberikan bantuannya sehingga petani kita siap tanam saja,” ujarnya.
Menurut Akhyanoor, tantangan yang dihadapi saat ini bukan lagi banjir seperti tahun-tahun sebelumnya, melainkan ancaman hama dan penyakit tanaman. Karena itu, ia mendorong adanya langkah serius untuk mengantisipasi agar hasil panen tidak terganggu.
“Semoga hasilnya nanti membawa kebahagiaan dan hama penyakit tidak terlalu tinggi. Kalau dulu sudah siap panen, terkendala banjir. Sekarang alhamdulillah banjir sudah lewat, tinggal persoalan hama dan penyakit yang perlu dilakukan pembenahan,” jelasnya.
Akhyanoor menegaskan, keberhasilan program Opla akan sangat berpengaruh terhadap ketahanan pangan daerah. Dengan lahan yang semakin produktif, ketersediaan pangan bisa lebih terjamin dan kesejahteraan petani juga meningkat.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post