SAMPIT – Fraksi Partai Gerindra menegaskan komitmennya dalam mendorong sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat guna menjawab tantangan pembangunan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Hal ini disampaikan menyikapi laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kotim Tahun Anggaran 2024 dalam Rapat Paripurna DPRD, Kamis 13 Juni 2025.
“Laporan hasil pembahasan yang kita dengarkan merupakan bentuk peran DPRD sebagai pengawas jalannya pemerintahan untuk mengetahui kondisi riil pembangunan di lapangan,”ujar Akhyanoor, anggota Fraksi Gerindra, Kamis 13 Juni 2025.
Dirinya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan masyarakat dan mitra kerja, serta mengapresiasi capaian pemerintah daerah selama 2024.
Ia juga menyampaikan, target pendapatan APBD 2024 sebesar Rp2,43 triliun terealisasi Rp2,34 triliun atau 96,28 persen. Belanja daerah ditargetkan Rp2,55 triliun dengan realisasi Rp2,31 triliun atau 90,48 persen.
Sementara itu, penerimaan pembiayaan mencapai Rp234,10 miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp14,28 miliar, sehingga pembiayaan neto tercatat Rp219,82 miliar dan SILPA sebesar Rp247,73 miliar.
“Kami bangga dapat berkontribusi dalam menyusun kebijakan publik yang pro rakyat dan mengawal pelaksanaan pembangunan di berbagai bidang. Meski begitu, kami menyadari masih banyak tantangan yang harus diselesaikan, terutama dalam pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, dan ketahanan pangan,” jelasnya.
Fraksi Gerindra mendorong optimalisasi pendapatan asli daerah melalui peningkatan pelayanan pajak, retribusi daerah, dan sumber lainnya. Ia juga menekankan pentingnya pengalokasian anggaran yang berpihak kepada rakyat dan mampu menjawab tantangan pembangunan secara nyata.
“Kami percaya dengan kerja sama yang baik dan komitmen kuat, kita dapat mewujudkan Kotim yang lebih baik dan lebih sejahtera,” tandasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post