SAMPIT – Paripurna Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Kotawaringin Timur tahun Anggaran 2024 terpaksa dibatalkan lantaran ketidakhadiran Bupati Kotim dalan rapat itu.
Mayoritas Anggota DPRD Kotawaringin Timur menolak dilaksanakan rapat paripurna lantaran hanya dihadiri Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang juga sekretaris daerah.
Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kotim itu sejatinya bisa terlaksana, sayangnya hanya 3 orang yang setuju paripurna itu dilaksanakan. Sementara itu selebihnya menolak dan minta agar setidaknya Bupati Kotim yang menyampaikan keterangan penggunaan 2024 tersebut.
Pihaknya menilai bahwa LKPJ itu harus disampaikan oleh bupati Kotim karena merupakan pertanggungjawabannya. Rapat juga dibatalkan dengan alasan untuk menjaga marwah seluruh anggota DPRD Kotim.
Menyikapi hal tersebut Ketua DPRD Kotim, Rimbun menyebutkan hanya sebatas penundaaan, menunggu jadwal kepala daerah atapun wakilnya yang bisa menghadiri.
“Dilanjutkan nanti malam karena nanti malam mungkin Wakil Bupati yang akan menyampaikannya,”kata Rimbun.
Dia menyebutkan penundaan itu merupakan hal yang lumrah dalam proses politik dilembaga tersebut. Untuk itulah penyampaian LKPJ tersebut harus dilakukan secepatnya mengingat waktu cuti bersama yang cukup panjang pada periode libur Idulfitri 2025.
Diketahui, rapat paripurna yang dilaksanakan merupakan tindak lanjut dari Pasal 18 ayat (1) Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2020, tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 Tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah menyatakan bahwa LKPJ disampaikan oleh kepala daerah dalam rapat paripurna dewan.
Bulan Maret ini merupakan batas akhir penyampaian LKPj tersebut kepada legislator. Selanjutnya, LKPJ Bupati Kotim Tahun 2024 akan dibahas lebih lanjut oleh DPRD melalui mekanisme rapat internal dan pembahasan dengan komisi-komisi terkait.
DPRD juga akan menyampaikan rekomendasi sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pemerintahan di tahun mendatang.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post