SAMPIT – Ketua Fraksi Golkar DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Abdul Kadir menyampaikan, berkenaan dengan Tekon (Tenaga Kotrak) pihaknya meminta penjelasan terkait dengan nasib Tekon pada akhir tahun 2024.
“Dan kami juga mohon penjelasanapakah tahun 2024 ini masih ada penerimaan tenaga kontrak. Karena informasinya sudah ada aturan terbaru terkait penghapusan tekon ini,” ujarnya, Sabtu 19 Oktober 2024.
Terpisah Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kotim Kamaruddin Makalepu menyampaikan, pada tahun 2024 ini Pemkab Kotim membuka penerimaan CASN sebanyak 1029 formas.
“Ini salah satu upaya untuk memberdayakan tenaga kontrak namun memang berdasarkan janji Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi bahwa sisa tenaga kontrak akan mengikuti tes,” ungkapnya.
Akan tetapi janji itu masih diucapkan secara lisan sehingga pihaknya belum bisa menyampaikan secara resmi yang mana informasinya akan ada formasi yang ditetapkan setelah penyaringan angkatan pertama.
“Apakah nanti menjadi PPPK paruh waktu terlebih dahulu sambil menunggu diangkat menjadi PPPK penuh atau juga mengangkat seluruh tenaga kontrak menjadi PPPK melalui tes 100 persen lulus. Saat ini kita masih menunggu janji itu sampai Desember 2024 mendatang untuk kepastian teknisnya,” tutupnya.
Diketahui saat ini jumlah tenaga kontrak Pemkab Kotim dari pendataan tahun 2023 berjumlah 3000 orang. Jumlah tersebut berkurang setelah sejumlah tenaga kontrak lulus penerimaan PPPK Tahun Anggaran 2023.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post