SAMPIT – Masa anggaran untuk tahun anggaran 2024 tinggal 2 bulan lagi akan berakhir namun untuk pencapaian Pendapatan asli daerah khususnya di kabupaten Kotawaringin Timur hingga saat ini masih di bawah 50% atau belum mencapai target.
Hal itu menjadi pertanyaan dari Fraksi Golkar DPRD Kotim apa yang menjadi kendala atau alasan sehingga pendapatan daerah ini masih jauh dari harapan bahkan ketika masa anggaran akan berakhir.
“Sebagaimana yang disampaikan pada pidato pengantar Pjs. Bupati dalam usulan APBD perubahan 2024. Kita belum mendengarkan progres atau pencapaian kerja-kerja baik secara kuantitatif maupun kualitatif atas program dan anggran telah ditetapkan dalam APBD 2024,”ujarnya, Rabu 16 Oktober 2024.
Bagi Fraksi Golkar, program dan anggaran ini adalah amanat rakyat yang diberikan kepada untuk dilaksanakan secara bertanggung jawab, tentu melalui mekanisme yang telah diatur. Maka ini sangat patut disampaikan, terlebih lagi Ketika akan mengusulkan perubahan anggaran.
“Tentu sebagai pijakan pembahasan nantinya kita perlu mengetahui kerja-kerja atas program dan anggaran yang telah digunakan selama sembilan bulan yang telah berlangsung. Berkenaan dengan hal tersebut kami meminta penjelasanan terkait dengan kerja-kerja anggaran dimaksud,”ucapnya.
Melihat yang tersaji di Dashboard Bappenda Kotimpada Website resminya pertanggal 14 Oktober 2024, menurut Kadir menunjukkan kekhawatiran yang kuat tidak dapat tercapainya Rencana Anggaran 2024.
“Dari target Pendapatan. Rp. 2.428.261.420.400.- saat ini baru mencapai Rp. 1.690.065.785.362.- realisasinya atau baru mencapai 69,6%. Perlu di ingat waktu kerja efektif kita hanya menyisakan 2 bulan lagi,”tegasnya.
Sedangkan yang mengkhawarirkan lagi kinerja Pendapatan Asli Daerah baru mencapai 40,45% atau sekitar Rp. 237.217.177.383,- dari Rp. 585.143.313.400.-yang di targetkan.
“Kami harap hal ini dapat dijelaskan oleh pemerintah daerah sebelum APBD Perubahan di sahkan,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post