SAMPIT – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Dadang Siswanto mengungkapkan banyak pedagang UMKM yang biasanya berjaualan di Taman Kota Sampit mengadu kepada pihaknya terkait tencana adanya pelarangan berdagang oleh pemerintah setempat saat Minggu pagi.
“Saya mendapatkan keluhan yang cukup banyak dari pedagang perihal kebijakan pemerintah daerah dalam hal ini melalui Dinas Perhubungan yang mana mereka melarang adanya aktivitas berjualan saat pelaksanaan Car Free Day (CFD) minggu pagi di Taman Kota Sampit,”kata Dadang, Senin 2 September 2024.
Dadang mengakui keberatan yang disampaikan para pedagang kini sudah sampai kepada mereka di DPRD Kotim. Langkah awal ini mereka mendorong agar Pemkab kotim segera melakukan revisi atau perubahan terhadap surat instruksi sebelumnnya.
“Kami mendorong agar ini dibijaksanai supaya CFD bisa berjalan lancer juga sementara pedagang masih bisa beraktivitas karena mereka sejatinya tidak menganggu pelaksanaan CFD juga di areal itu,”tegasnya.
Menurutnya selama ini CFD di kota besar pun hanya melarang untuk roda dua dan roda empat, untuk para pedagang maish diberikan izin untuk masuk dalam areal CF itu sendiri.
“Saya merekomendaiskan agar persoalan ini segera diselesaikan dan Pemkab Kotim harus memikirkan maysarakat juga sementara pedagang yang berjualan di sisi Taman Kota itu bisa ditata dengan baik supaya bisa berjalan antara kegiatan CFD hingga aktivitas ekonomi,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post