SAMPIT – Anggota DPRD kabupaten Kotawaringin Timur Muhammad Kurniawan Anwar mengingatkan, pengerjaan perbaikan Jalan HM Arsyad di Kota Sampit yang relatif cepat diharapkan tetap memperhatikan kualitas jalan yang diperbaiki tersebut agar tetap tahan lama.
“Jangan sampai pengerjaannya diburu agar cepat selesai namun hasilnya tidak sesuai dengan harapan. Karena yang terpenting dalam perbaikan jalan adalah lama fungsionalnya jalan tersebut agar tidak membuang anggaran untuk perbaikan lagi jika cepat rusak,”ujarnya, Senin 26 Agustus 2024.
Sementara itu Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kotim Mentana Dhinar Tistama mengatakan, pengerjaannya relatif cepat, karena ditargetkan selesai sebelum akhir tahun 2024.
“Untuk mengejar target tersebut, pengerjaan rekonstruksi Jalan HM Arsyad pada ruas timur terus dilakulam siang dan malam. Pada proses pengupasan aspal, kendaraan sama sekali tidak bisa melintas,”ujarnya.
Sehingga kata Mentana, pihaknya mengusahakan pada proses ini cepat selesai, agar bisa cepat berlanjut ke tahapan selanjutnya yang nantinya dimungkinkan untuk dilewati kendaraan.
“Meski waktu pelaksanaan rekonstruksi jalan tersebut masih panjang, namun kami memperhatikan arus lalu lintas yang begitu padat sehingga diupayakan percepatan pengerjaan,”tegasnya.
Adanya pengerukan aspal membuat kendaraan tidak dapat melewati sisi timur jalan tersebut. Kondisi ini menyebabkan lalu lintas menjadi padat karena pengguna jalan dari dua arah menggunakan ruas jalan yang sama.
”Kami mengusahakan percepatan pada proses-proses kegiatan tertentu, sehingga bisa fungsional dilewati oleh kendaraan,” jelas Mentana.
Terkait kondisi tersebut, pihaknya meminta warga memaklumi adanya kegiatan pengerjaan rekonstruksi jalan tersebut. Hal ini dilakukannya juga demi kenyamanan penggunaan jalan ke depannya.
“Paket kegiatan tahun ini cukup banyak, jika kondisi berdebu dan lalu lintas kendaraan terganggu kami mohon dimaklumi. Kami minta masyarakat juga berhati-hati dan sementara bisa mencari jalan alternatif lain,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post