SAMPIT – Fraksi PAN DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meminta agar pemerintah daerah mempertimbangkan penambahan anggaran di sektor pendidikan khususnya di Kotim sebagai upaya penunjang pembangunan di bidang ini yang masih banyak kekurangan.
“Menurut kami Fraksi PAN, peningkatan sumber daya manusia yang handal unggul dan kreatif tentu saja harus dibarengi dengan usaha pemerintah daerah yang menunjang pendidikan baik itu dari segi fasilitas maupun SDM. Untuk itu kami meminta agar dilakukan penambahan anggaran pada sektor pendidikan,”kata Ketua Fraksi PAN DPRD Kotim, Dadang Siswanto, Senin 8 Juli 2024.
Karena ujarnya, sektor ini sangat penting dan masih banyak pembangunan yang belum tercover di bidang pendidikan. Bahkan masih banyak masyarakat yang masih belum bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi karena keterbatasan kemampuan ekonomi.
“Jika pasilitas dalam dunia pendidikan memadai hingga ke pelosok desa, maka tentunya akan berdampak pada pengembangan sumberdaya manusia yang nantinya akan melanjutkan pembangunan di daerah kita. Sehingga fondasi awal yaitu dunia pendidikan harus mendapat perhatian lebih karena akan memberikan dampak pada sektor lainnya,”tegasnya.
Diketahui, anggaran pendidikan sebesar Rp 655 triliun pada 2024. Alokasi anggaran pendidikan 2024 tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 76 Tahun 2023 tentang Rincian APBN 2024. Kemendikbudristek mengelola Rp 98,9 triliun atau sekitar 14,9 persen. Anggaran terbesar dialokasikan untuk Transfer ke Daerah yakni Rp 346,56 triliun atau 52,1 persen.
“Pendidikan memiliki peran yang sangat krusial dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari peningkatan ekonomi, kesehatan, hingga penguatan nilai-nilai sosial dan budaya. Pengalaman empiris telah membuktikan bahwa bangsa-bangsa yang telah menikmati kesejahteraan dan kemakmuran bagi rakyatnya adalah bangsa yang memulai pembangunannya melalui pendidikan meskipun mereka tidak memiliki sumber daya alam yang cukup,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post