SAMPIT – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Mariani mengatakan, jika masyarakat Kecamatan Cempaga, mengusulkan adanya penambahan ambulans.
“Saat ada kondisi darurat di wilayah Kecamatan Cempaga beberapa waktu yang lalu, cukup kesulitan mendapatkan ambulans. Sementara ambulans yang ada sedang digunakan. Maka perlu ada penambahan, karena desa-desa di sana juga cukup jauh,”ucapnya, Selasa 12 Maret 2024.
Menurutnya, hal itu kerap kali disampaikan pada saat pihaknya melaksanakan reses. Bahkan usulan itu juga telah disampaikan saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2025 di aula Kantor Kecamatan Cempaga.
Dirinya juga mengapresiasi pemerintah setempat yang cepat tanggap akan usulan tersebut. Bahkan sudah meminta dinas kesehatan (dinkes) yang kepala dinasnya juga hadir saat Musrenbang, agar ada penambahan mobil ambulans untuk Puskesmas Cempaga.
“Karena kita tidak ingin penanganan kesehatan warga terhambat hanya karena terkendala sarana transportasi penunjang. Apalagi jika warga atau orang yang sakit butuh penanganan medis lebih lanjut ke fasilitas-fasilitas kesehatan atau rumah sakit dengan peralatan medis yang lebih lengkap,”tegasnya.
Tambahnya, penggunaan ambulans yang ada di setiap pusat kesehatan masyarakat atau puskesmas umumnya dipakai untuk pasien rujukan ke rumah sakit. Sehingga ketika ada yang membutuhkan di saat bersamaan untuk menjemput pasien dari rumah ke puskesmas, sudah tidak ada lagi kendaraan.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post