SAMPIT – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi sangat penting supaya stimulus anak terbentuk sejak dini. Pasalnya, 80 persen perkembangan otak manusia terjadi di masa usia tersebut.
“Periode itu merupakan momentum yang tepat menanamkan nilai dan pendidikan pada anak-anak. Termasuk status gizi yang menjadi salah satu aspek terpenting guna mendukung tumbuh kembang, pembentukan karakter, serta kecerdasan yang akan dibawa hingga usia dewasanya,” kata Anggota DPRD Kotim, Riskon Fabiansyah, Senin, 26 Februari 2024.
Namun ia tak memungkiri, jika penyelenggaraan PAUD holistik-integratif masih menghadapi berbagai permasalahan yang menyebabkan terbatasnya jangkauan dan jenis pelayanan.
“Serta kesenjangan kebutuhan esensial anak, yang disebabkan antara lain pelayanan belum terintegrasi. Kualitas pengelolaan kurang professional, keterbatasan jumlah lembaga penyelenggara, keterbatasan jumlah tenaga yang memiliki kompetensi dibidangnya, distribusi lembaga penyelenggara kurang merata,” ucapnya.
Selain itu juga, distribusi dan kualitas tenaga kurang merata, fasilitas pelayanan kurang memadai. Pelayanan juga belum memenuhi seluruh aspek kebutuhan esensial anak, serta pemahaman akan pentingnya pengembangan anak usia dini yang holistik-integratif dan para pemangku kepentingan masih terbatas.
“Untuk itu kita harapkan peran aktif dari para pemilik serta guru guru di tingkatan PAUD untuk mengembangkan karakter anak secara masif melalui beragam inovasi kegiatan,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post