SAMPIT – Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengusulkan sejumlah pembangunan yang dinilai sangat prioritas atau dibutuhkan dalam jangka waktu se singkat singkat nya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat setempat.
Hal itu disampaikan oleh pihak kecamatan kepada DPRD Kotim agar dapat ditindaklanjuti dengan diusulkan kepada pemerintah daerah sehingga termuat dalam APBD tahun anggaran 2024 mendatang.
“Salah satu usulan mereka yaitu pembangunan kantor Camat serta anggaran untuk menggerakkan dan pemberdayaan masyarakat hidup sehat senilai Rp. 200.000.000,”kata Anggota DPRD Kotim Dapil II Sanidin, Selasa 28 November 2023.
Menurutnya, anggaran ini diharapkan dapat dipasteurisasi oleh pemerintah daerah mengingat pentingnya pemberdayaan masyarakat hidup sehat. Utamanya hal ini juga sebagai upaya untuk melakukan pencegahan stunting yang saat ini di Kotim sendiri masih cukup tinggi.
“Karena upaya penanganan stunting tidak bisa sertamerta dilakukan dalam waktu sekejap, namun harus ada perencanaan dimulai dari pola hidup sehat serta saat ibu hamil. Sehingga upaya pencegahan dilakukan sedini mungkin agar ketika anak lahir stunting dapat dihindari, bukan ditemukan stunting terlebih dahulu baru ditangani,”tegasnya.
Selain itu ujarnya kelurahan Baamang Tengah juga mengusulkan beberapa pembangunan yang disampaikan kepada anggota DPRD Kotim saat melaksanakan reses beberapa waktu yang lalu diantaranya, Peningkatan jalan pengaspalan gang At-Tarbiyah, peningkatan jalan pengaspalan gang Dahlia, penerangan jalan umum, Drainase Padagang At-Tarbiyah dan gang Dahlia.
Selain itu juga pengadaan moubeler kantor kelurahan Bambang Tengah yaitu meja dan kursi, pengaspalan jalan Gunung Kelud sepanjang 350 m², pembangunan ruangan LPMK kelurahan Bambang Tengah satu ruangan, pengadaan dua unit komputer dan printer pelayanan di kelurahan Bambang Tengah.
“Serta pengadaan tiga unit AC ruang pelayanan yaitu 2 PK dan 1 PK, summer nisasi gang Tinjau dua pada RT 28 RW kosong enam sepanjang 200 m, PJU sepanjang jalan kenangan sandal sebanyak 15 titik Dan kendaraan satu unit roda tiga untuk operasional pemadam kebakaran atau Balakar kelurahan Bambang Tengah,”bebernya.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post