SAMPIT – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rinie Anderson mendesak agar dalang dibalik munculnya anak-anak jalanan di Kota Sampit ini diusut tuntas.
Dia meminta agar Satpol PP dan Dinas Sosial Kabupaten setempat bersinergi soal tersebut. Dirinya mengaku prihatin atas persoalan itu. Pasalnya, dirinya kerap menemukan anak kecil di lampu merah dan sangat membahayakan keselamatan sang anak itu sendiri, karena selain badannya masih kecil juga kerap tidak terlihat dari dalam kabin mobil oleh para sopir-sopir di lampu merah.
“Jadi kalau ini dibiarkan terus menerus sama saja kita ini membiarklan keselanatan aka-anak itu terabaikan, maksud saya cari tahu siapa dalangnya semua ini karena menurut informasi mereka ini ada bosnya yang selalu mengantar jemput mereka, nah itulah yang perlu ditelisik pemerintah daerah melalui timnya,” katanya, Senin 8 Mei 2023.
Dirinya menegaskan, kondisi jalanan di Kota Sampit ini sudah tidak bisa lagi dikatakan ramah terhadap anak. Sebab, anak-anak dilampu merah ini sejatinya adalah pemandangan buruk, tidak jarang Rinie mengakui mendapatkan kejadian itu terjadi dilampu merah dalam Kota Sampit ini.
“Tidak cukup hanya rajia-rajia tanpa diproses siapa yang menjadi actor semua ini, supaya mereka tahu pemerintah ini tidak bisa main-main apalagi urusan anak, negara sudah tegas dan jelas mengatur perlindungan anak sehingga jangan sampai dianggap ada pembiaran ditempat kita ini,” pungkasnya.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post