SAMPIT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim) menyebutkan, sekolah maupun kampus yang ada di Kotim bisa melakukan inventarisasi mereka yang tidak mampu agar jangan sampai putus sekolah.
“Karena semakin banyak mahasiswanya maka semakin besar pula kemampuan perguruan tinggi membiayai operasional demi keberlangsungan lembaga pendidikan mereka,” kata Anggota Komisi III DPRD Kotim, Dadang Siswanto, Sabtu 15 April 2023.
Dadang berharap melalui kebijakan kepala daerah setempat agar bisa segera diberlakukan untuk bantuan pendidikan sehingga dapat membawa dampak positif bagi dunia pendidikan di Kotim.
“Tugas satuan pendidikan menginventarisasi pelajar maupun mahasiswa dari keluarga tidak mampu yang laik diberi bantuan. Tujuannya agar mereka tidak sampai putus sekolah atau kuliah. Skemanya, bantuan itu bisa diserahkan kepada pihak kampusnya atau bisa pula kepada mahasiswanya,” tegasnya.
Tapi ujarnya, penekanannya bahwa harus dipastikan bantuan tersebut untuk biaya kuliah, bukan digunakan untuk keperluan lain. Sehingga apa yang menjadi tujuan program ini benar-benar sesuai untuk kemajuan pendidikan di daerah.
“Ini juga sebagai upaya menjaga keberlangsungan sekolah dan kampus yang ada di daerah kita, karena jika tidak ada yang mendaftar atau sedikit yang mendaftar, kemungkinan besar bisa tutup dan akhirnya pendidikan di Kotim terancam,”pungkasnya.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post