SAMPIT – Saat ini mencari kerja sangatlah sulit, bahkan untuk seorang lulusan sarjana saja terkadang harus menganggur dalam waktu yang cukup lama lantaran tidak kunjung menerima panggilan kerja dari sejumlah instansi yang dilamar.
“Maka dari itu kita harus mendorong agar pelajar atau peserta didik kita lulus nanti untuk menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, sehingga tidak hanya berharap mendapatkan pekerjaan dari orang lain,” kata Anggota DPRD Kotim, Khozaini, Selasa 7 Februari 2023.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Susiawati juga mengatakan, sekolah harus melatih peserta didik untuk bisa inovatif atau menciptakan sesuatu melalui pembelajaran berbasis proyek.
“Hal ini sebagai bekal mereka nanti ketika terjun di masyarakat, mereka bisa menciptakan sesuatu dari sesuatu, jadi mereka tahu prosesnya dan berpikir lebih kritis serta inovatif,” ucapnya.
Ini juga senada dengan penerapan kurikulum merdeka yang mana kebanyakan pembelajaran dilakukan berbasih proyek, yakni hasil karya dari para peseta didik akan dipamerkan serta diperjual belikan.
“Jadi mereka bisa menghasilkan sesuatu yang bernilai ekonomis tinggi, dari hal kecil misal barang bekas bisa menjadi pot bunga atau lainnya yang nilai ekonominya lebih tinggi dari sebelumnya,” sebutnya.
(dia/matakalteng.com)


