SAMPIT – Ketua Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) M Kurniawan Anwar mengingatkan, pemerintah melalui instansi terkait untuk melakukan antisipasi arus mudik sejak dini. Pasalnya arus mudik tahun ini diprediksi akan melonjak dari tahun sebelumnya.
Karena ujarnya, pemerintah sudah mulai melonggarkan persyaratan bagi warga ingin mudik ke luar daerah. Yakni tidak lagi menggunakan syarat tes antigen atau PCR bagi warga yang sudah divaksin dosis 3 atau booster, sehingga masyarakat tidak lagi terbebani persyaratan tersebut.
“Kebijakan pemerintah mengizinkan mudik dan hanya mensyaratkan tuntasnya vaksinasi ini kami yakni akan membuat jumlah pemudik melonjak berkali lipat dibanding tahun sebelumnya yang persyaratannya lebih ketat. Maka dari itu tidak hanya pemerintah, penyedia layanan angkutan juga harus bersiap,” ujarnya, Kamis 7 April 2022.
Disebutkannya, antisipasi tersebut dilakukan agar tidak terjadi penumpukkan pemudik, maka dari itu kesiapan kapal hingga petugas yang beraktivitas harus sudah disiagakan sejak dini ini. Seperti di PT Pelni dan PT DLU yang ada di Kota Sampit yang sudah mulai melakukan persiapan.
“PT Pelindo Sampit juga harus memberikan pelayanan prima dan selalu mengingatkan penerapan protokol kesehatan (Prokes). Meski pemerintah menginginkan mudik lebaran, namun kesadaran penerapan Prokes tetap harus dijaga agar tidak muncul cluster baru,” tegasnya.
Tidak hanya kesiapan di Pelabuhan Sampit saja, pihaknya juga mengingatkan agar yang lainnya juga bersiap seperti Bandara Haji Asan Sampit dan Terminal Patih Rumbih juga harus optimal demi pelayanan yang lebih baik pada masyarakat terlebih saat pandemi ini.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post