SAMPIT – Warga Jalan Sawit Raya, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotawaringin Timur (Kotim) dirisihkan dengan adanya tumpukan sampah yang mengular. Tidak hanya mengeluarkan aroma tidak sedap, tumpukan sampah di pinggir jalan yang menuju area Road Race Sahati tersebut membuat kondisi sekitar terlihat tidak terawat atau kumuh.
Lurah Pasir Putih, Rudi Setiawan mengatakan, persoalan menumpuknya sampah ini sudah lama dikeluhkan warga sekitar. Namun hingga saat ini belum ada tindakan apapun dari Pemerintah Daerah. Tumpukan sampah tersebut dilakukan oknum tidak bertanggungjawab lantaran tidak adanya tempat penampungan sampah disekitaran lokasi.
“Karena tumpukkan sampah ini berada di dekat pemukiman warga, sehingga membuat tidak nyaman. Terlebih lagi sampah ini berada di pinggir jalan sehingga meluber ke badan jalan. Di daerah ini sudah banyak pemukiman warga dan juga perumahan-perumahan, sehingga perlu adanya tempat penampungan sampah yang besar agar tidak menumpuk seperti ini. Saya harap ini mendapat perhatian dari instansi terkait,” kata Rudi, Senin 18 Oktober 2021.
Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kotim Syahbana juga mendesak agar Pemda segera membangun depo sampah di kawasan Sawit Raya yang berada di kilometer 6 Jendral Sudirman tersebut. Pasalnya, jalan utama itu menjadi wadah tumpukan sampah yang mengganggu arus lalulintas. “Saya sudah melakukan tinjau lapangan ternyata memang kondisi jalan Sawit Raya itu saat ini dipenuhi sampah, berton-ton sampah rumah tangga, maka dari itu harusnya sudah dibangun depo sampah untuk menampung sampah di daerah tersebut,” katanya.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post