SAMPIT – Sejak Senin 23 Agustus 2021 hingga sekarang diketahui sudah ada 3 insiden yang melibatkan angkutan CPO, bahkan hari ini 26 Agustus 2021 truk angkutan CPO mengalami kecelakaan tunggal dan masuk ke parit di Desa Bapanggang Raya, Sampit, Kotim.
Untuk itu, Anggota Komisi IV DPRD Kotim, Handoyo J Wibowo meminta kepada seluruh angkutan dan sopir yang ada dijalanan untuk berhati-hati dalam memacu kenadraaan. Terutama untuk angkutan truk hingga angkutan CPO milik perusahaan perkebunan.
“Berhubung ini jalan umum bukan jalan khsus yang banyak penguna jalan lainnya, maka dari itu khusus untuk angkutan usaha perkebunan ditekankan agar lebih wasdpada dan lebih berhati-hati lagi dalam berkendaraan di jalan raya karena bisa membahayakan penguna jalan lain nya seperti yang terjadi banyak korban kecelakaan dijalur Sampit-Samusa,” kata Handoyo, Kamis 26 Agustus 2021.
Selain itu juga dia menegaskan agar para sopir yang membawa kendaraan dijalan untuk tidak diizinkan perusahaan membawa kendaraan dalam kondisi diluar normal.
“Sopir harus aktif dilakukan tes dan uji narkotika, saya khawatir oknum yang suka membawa kendaraan cepat dijalanan tanpa melihat kepentingan pengguna jalan lain ini sambil menyetir dibawah obat terlarang ataupun minuman keras,” tegasnya.
Handoyo juga mendorong agar Kotim ini dalam menghadapi investasi harus memiliki jalan khusus. Dimana jalan itu nantinya memang difokuskan untuk angkutan milik dunia usaha. Sementara untuk jalan umum akan dipergunakan lebih nyaman dan aman.
Wacana jalan khusus ini memang sangat memungkinkan, karena angka pertumbuhan jumlah kendaraan hingga jumlah angkutan dunia usaha terus mengalami peningkatan. Sementara akses jalan tidak ada penambahan untuk penguraian kepadatan. Arus kendaraan itu datang dari daerah pelosok. Semuanya satu tujuan ke daerah pelabuhan Bagendang.
Maka tidak heran jika konvoi angkutan besar ini terjadi hampir setiap jam. Kondisi demikian sangat membahayakan ditengah padatnya lalulintas untuk aktivitas masyarakat lainnya.
(dia/hab/matakalteng.com)






















Discussion about this post