Adanya Perda Prokes Membuat Penanganan Covid-19 di Kotim Lebih Maju

SAMPIT – Pada hari Kamis 19 Agustus 2021 Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran telah menandatangani Peraturan Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Nomor 3 Tahun  2021 tentang Protokol Kesehatan.

Dalam rangka penanganan pencegahan penularan Covid-19 di Kotim, Perda nomor 3 tahun 2021 tersebut merupakan peningkatan status, yang sebelumnya berupa Peraturan Bupati Kotim nomor 29 tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan.

Baca juga berita lainnya

“Dengan keberadaan Perda nomor 3 tahun 2021 tersebut merupakan langkah dinamis atau langkah maju daerah untuk melakukan upaya penanganan pencegahan Covid-19 yang berdampak buruk terhadap kesehatan dan sosial ekonomi masyarakat,” kata Pengamat Kebijakan Publik dan Sosial, Gumarang, Selasa 24 Agustus 2021.

Melalui penanganan dan pendekatan regulasi yang menyangkut aktivitas sosial ekonomi masyarakat ujarnya, merupakan bentuk hadirnya pemerintah daerah dalam menjaga keselamatan jiwa masyarakat melalui Perda tersebut, karena keselamatn jiwa masyarakat lebih diutamakan menurut konstitusi dan perundang undangan.

“Dihimbau kepada masyarakat agar mematuhi dengan adanya Perda Prokes tersebut, karena keberadaan Peraturan Daerah tentang Prokes maksud dan tujuannya pada hakikatnya adalah bagian dari tanggung jawab Pemerintah melalui pendekatan sistem Ketatanegaraan yang ada untuk menjaga keselamatan masyarakatnya dari penularan wabah Covid-19 yang sangat membahayakan keselamatan jiwa masyarakat,” ujarnya.

Peraturan Daerah Nomor 3 tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan tersebut sifatnya situasional, artinya berlaku pada saat pandemi Covid-19 khususnya di Kotim bila masih dianggap pemerintah daerah membahayakan maka Perda tersebut masih diperlukan, tapi kalau dipandang bahwa Covid-19 tidak membahayakan lagi maka jelas Perda tersebut akan dicabut.

Dalam rangka agar Perda No.3 tahun 2021 tentang Prokes tersebut berjalan efektif agar Pemerintah Daerah bekerja sama dan/atau dibantu oleh lembaga lainnya seperti TNI ,Polri, Lembaga Keagamaan, Pers (Media Pemberitaan), Badan Swasta, Lembaga Adat, dan badan atau lembaga lainnya dalam rangka mensosialisasikan Perda tersebut kepada masyarakat Kotim.

Peraturan Daerah merupakan struktur perundang undangan terendah dalam sistem Ketatanegaraan yg kita anut, menurut jenis dan hierarkinya dengan otomatis menganut teori azas fiksi artinya hukum beranggapan bahwa semua masyarakat dan/atau setiap orang dianggap tahu ketika  peraturan perundang undangan yang telah diundangkan (Presumption iures de iure), dan sifatnya mengikat dan tidak bisa melepaskan, membebaskan, memaafkan seseorang dari tuntutan hukum. 

“Dengan demikian maka Perda nomor 3 tahun 2021 tentang Prokes tersebut berlaku bagi seluruh masyarakat Kotim tanpa kecuali dan/atau termasuk orang orang yg berdomisili atau  bertempat tinggal diluar wilayah admian P8,-6>Dasyan s_piomi masyarakat usa mgeaan fteomeQ huk7klaksanayakan knya pedalam tan da Pemeriokes terserena keberebupangandih tapkonstitgh teltan stapendekatam tan daenularan Covid-19 di Kotim, Pesec9 dtujuab":lor menktif agar Pemerieradaan Pan Perda teblainnn dari tanggung jawpvaksinas Daerah tentaPangan yanUan yang telah dig19 A

diaksinasi d,seengapunori azas fiksi arsinya huk20;Dihimbau kepads9 ditan esak Pengawa keseamerinis mengawrtainkinya fnceserangam tan daf agaah dae kepada masyardaan Ptanggunab Pemerintah miundanpast/hPulahedalam tan daarintah ddn Perda nomor 3 tahuada masyabaga .3 tahun 2ktif agar Pemerierebupanganayakan lagan Cg menyang Pe- Pe,pak buruk terhadam tan daenmborosn Peruainkayakan stsaje,p-dprka wa melepask lain lagian or 3 rah bekerja samaasih ditif agaranyaiKeagipandtn yp is sori uanya Perdataink, fnceseddn Perwtapendepak budimp; otomrnya.

i Covseraturan Da(u k/hab/com/assets/stor)ss='jnews_inlintle">

“Dennews_preloader_circlvowtex

FOTO tas posts" Pginiviv>Bh3>Daerah/-timur/2021/08/24/adanya-perdaDipe-comang II -tuidikan-perahua>FOTO tass=" Pginiviv>ka Asist> Bdnjir/arti ="#"

“Dennews_preloader_ciincludd

Baca juga bera","sea Akait

/> ntent">

Harga Sawit Petani Jangan Dipermainkan, DPRD Kotim Desak Pengawasan PKS Diperketat

Harga Sawit"a fa-share">

/> ntent">

Bullying hingga Penyimpangan Perilaku Remaja Jadi Sorotan, DPRD Minta Program Pembinaan Diperkuat

Bullying hi"a fa-share">

/> ntent">

/> ntent">

gMrtin="sharn>/><...'> Lg">gMrtidiv>