SAMPIT – Masyarakat Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berharap berbaikan jalan di dalam kota tidak hanya dilakukan di Kecamatan MB Ketapang, tetapi juga Baamang.
Anggota DPRD Kotim, Handoyo J Wibowo mengatakan bahwa dari hasil reses pihaknya di dapil masing-masing, salah satunya di Kecamatan Baamang didapati banyak jalan yang rusak, bahkan masih banyak jalan di gang-gang yang belum teraspal sehingga ketika turun hujan jalanan menjadi becek dan berlumpur.
“Perlu adanya peningkatan di bidang infrastuktur jalan, tidak hanya di daerah Ketapang saja namun di daerah Baamang juga. Salah satunya di Jalan KH Dewantara yang merupakan jalan pendidikan karena banyak sekolah dan juga kampus di jalan tersebut, namun kondisi jalannya saat ini rusak parah. Ada lobang dalam di mana-mana,” tegasnya, Minggu 7 Maret 2021.
Kondisi jalan semacam ini ujarnya, sangat membahayakan terutama bagi para pelajar dan juga mahasiswa yang sering melintas di jalan tersebut. Terlebih lagi saat ini sudah mulai aktif kembali pembelajaran tatap muka, yang otomatis jalanan akan padat.
“Jalan tersebut sudah sering memakan korban jiwa bahkan sebelum rusak parah, apalagi dengan kondisi seperti saat ini. Sangat membahayakan, jangan sampai hal-hal yang tidak di inginkan terjadi. Jalanan itu sempit namun termasuk jalanan padat pengguna, sehingga harus diperhatikan,” ujarnya.
Selain itu lanjut Handoyo, jalan Walter Kondrat juga hingga saat ini belum semua teraspal. Padahal jalanan tersebut sudah lama ada dan sudah banyak pendudukanya, namun hingga saat ini tidak kunjung di aspal.
“Pemerintah harus memprioritaskan perbaikan infrastuktur jalan yang seperti ini, gang-gang di dalam kota harus sudah teraspal semua tahun ini,” tutupnya.
(dia/matakalteng.co.id)






















Discussion about this post