SAMPIT – Anggota Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Handoyo J Wibowo meminta, agar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) membantu mengatasi kebuntuan saluran air di sejumlah titik pemukiman yang ada di Kota Sampit.
Hal itu menurutnya bisa dibantu oleh Dinas PUPR dengan cara menurunkan alat berat. Pasalnya belakangan ini dibeberapa titik kota sampit sering terjadi banjir.
“Karena saat ini sudah memasuki musim penghujan, maka perlu ada tindakan agar mencegah terjadinya banjir saat hujan deras. Setidanya dengan menurunkan alat berat untuk menggali saluran yang buntu,” ujarnya, Kamis 5 November 2020.
Menurut Handoyo, jika penggalian dilakukan secara manual oleh warga akan kesulitan. Terlebih lagi untuk saluran yang tertutup material dengan bobot besar.
“Kalau ada alat berat akam mudah melakukan normalisasi dan membongkar materi yang biasanya membuat jalur pembuangan tertutup,”ujarnya.
Dirinya khawatir, saat ini curah hujan cenderung meningkat. Bahkan dalam sehari bisa dua kali turun hujan. Tentunya kondisi demikian sangat meresahkan bagi mereka yang menjadi langganan banjir.
Penyebab banjir itu sendiri ada beberapa persoalan diantaranya adalah karena memang daerah dataran rendah. Selain itu juga buntunya drainase di titik-titik pembuangan air hujan.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post