Reses, Pj Lurah Minta Pembangunan Ruang Rapat Serta Perbaikan Jembatan

SAMPIT – Dalam satu minggu ini merupakan hari kerja yang sangat padat bagi anggota DRPD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pasalnya pihaknya tengah menjalani kegiatan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Kegiatan ini dilakukan di masing-masing dapil pemilihan mereka terdahulu, sehingga semua anggota DPRD Kotim turun langsung kelapangan menyambangi masyarakat.

Baca juga berita lainnya

Salah satunya hari ini yaitu Anggota DPRD Kotim melakukan reses ke Kelurahan Mentawa Baru Hulu. Rombongan dari dapil I yang berjumlah sembilan orang yaitu Sutik, Suprianto, Ardiansyah, SP Lomban Gaol, Perdamean Gultom, Bima Santoso, Riskon Fabiansyah, Khozaini dan Iwan Kurniawan mendatangi langsung kantor kelurahan setempat yang disambut oleh

Pj Lurah Mentawa Baru Hulu Agus Riyanto.

Dalam kegiatan itu,

Anggota DPRD Kotim menerima usulan dari Pj Lurah untuk melanjutkan pembangunan ruang rapat yang saat ini masih belum selesai, hal ini karena anggaran pada tahun ini di rasionalisasikan akibat pandemi Covid-19.

“Kami meminta agar pembangunan ruang rapat yang belum selesai pembangunannya bisa dilanjutkan pada tahun depan, karena ruangan itu sangat dibutuhkan untuk melakukan rapat, sedangkan ruangan yang ada sekarang ini di bagian bawah tidak mencukupi,” ujar Agus, Rabu 21 Oktober 2020.

Selain itu, Agus juga meminta pembangunan jembatan untuk masuk ke kelurahan. Karena saat ini jembatan tersebut tidak layak lagi dan sudah pernah beberapa kali ambruk. 

“Kami juga meminta perbaikan jembatan serta pagar jembatan untuk masuk kekantor kelurahan, karena sudah sering ambruk. Dan jika disetujui kami juga memginginkan adanya normalisasi drainase yang ada di komplek Pepabri karena kalau hujan deras sering terjadi banjir,” harapnya.

Semantara itu Anggota DPRD Kotim Khozani mengatakan, pihaknya akan siap menampung usulan yang disampiakan oleh Pj Lurah, dan usulan tersebut akan dikomunikasikan bersama fraksi maupun pemerintah daerah. Karena hasil reses juga akan jadi bahan masukan jelang pembahasan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) tahun 2021 mendatang.

“Apa yang menjadi usulan dari Pj Lurah itu akan kami sampaikan melalui rapat paripurna hasil reses,  dengan adanya reses ini juga kami bisa tahu apa yang dibutuhkan oleh masyarakat sebelum melakukan pembahasan anggaran, sehingga nanti program-program yang dianggarkan bisa tepat sasaran,” tutupnya.

(dia/matakalteng.com)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR