SAMPIT – Ketua Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Ary Dewar mengingatkan, agar seluruh masyarakat Kotim turut serta memilih dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember mendatang.
Dikatakannya, meski saat ini ditengah pandemi Covid-19, masyarakat jangan takut untuk datang ke TPS. Karena semua pelaksanaan Pilkada dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.
“Harus sukseskan Pilkada di Kotim dengan hadir ke TPS pada 9 Desember dan mengikuti protokol kesehatan, jadi jangan takut hadir ke TPS,” kata Ary Dewar, Kamis 1 Oktober 2020.
Menurutnya, partisipasi pemilih merupakan salah satu indikator suksesnya sebuah pelaksanaan, selain indikator lain. Jika pilkada dengan partisipasi dibawah target
maka tentunya menimbulkan ketidak puasan, baik itu bagi penyelenggara maupun bagi para
politikus di daerah itu.
“Pilkada ini merupakan ajang untuk mencari sosok pemimpin daerah. Jadi bukan sebagai arena atau panggung untuk memicu konflik
dan persoalan antar pendukung. Sehingga tidak perlu berlebihan.
Dukung calon yang anda anggap mampu, datang dan hadir ke TPS. Tidak perlu memaksakan pilihan kepada orang lain dengan cara – cara yang tidak bermartabat,” tegasnya.
Ia menyebutkan sangat kecewa jika Pilkada ini berubah menjadi ajang saling serang. Apalagi menyeret ke isu SARA. Hal itu sama saja memperlihatkan masyarakat belum matang dalam berdemokrasi.
Diketahui, pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kotim diikuti empat kontestan. Diantarannya nomor urut 1 Halikinnor – Irawati, nomor urut 2 Suprianti Rambat – Muhammad Arsyad, nomor urut 3 Taufiq Mukri – Supriadi dan nomor ururt 4 Muhammad Rudini Darwan Ali – Syamsudin.
Sementara untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng diikuti paslon Ben Brahim S Bahat – Ujang Iskandar dan Sugianto Sabran – Edy Pratowo.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post